@choymarkochoy_@jokowi Tidak usah datang klau memang tidak di panggil..dan yakinlah akan berat menjawab ketika ditanya bgm membuktikan itu ijazah palsu...apa bisa dari fcopyan. Beban pembuktian ada pada yg mengatakan palsu..
@choymarkochoy_ Jadi orang bisa dan boleh melakukan fitnah kepada orang lain dan memviralkan... benar atau tidak fitnahan itu urusannya yg difitnah....pekok pekok 🤣🤣🤣🤣. Terus kalo dilaporkan bilangnya kriminalisasi
@tham878 Narasi dan framing2 yg menjatuhkan Pak Jokowi gak berlaku di akar rumput...makin dijatuhkan makin bersinar....senjata terakhir kaum yg selalu kalah : kriminalisasi dan konspirasi....makanya fokus ikut debat aja di talkshow...asal teriak dan tantrum pasti menang...debat 🤣🤣🤣🤣
@SemutMerah2024 Kasihan logikanya, jadi kalau gak mau nunjukkan itu berarti palsu ?...🤣🤣🤣🤣. Silahkan berhalusinasi sendiri...wkwkwk
Nanti ditunjukkan kalau diminta pengadilan
@BangPino__ Kalau sdh di pengadilan, maka ikut hukum acaranya pengadilan. Datang dan gak datang harus ada panggilan dr pengadilan.
Kalau mau makasakan hrs datang, bikin pengadilan yg lain aja.. di talkshow supaya rating naik 🤣🤣🤣🤣
@ArtaN7707 Ini sudah komentar putus asa...wkkkk, apalagi kalau kalah di pengadilan....mewek dan kelojotan lalu..munculah teori2 konspirasi....kebanyakan nonton debat di tv 🤣🤣🤣🤣. ...yg tantrum ygmenang...🤣🤣🤣🤣
@WongAlasRoban Apa pengadilan minta ijazah ditunjukkan ?
Sepertinya tidak, marasi atau framing hrs menunjukkan ijazah itu seperti tong kosong saja dari peserta2 talkshow 🤣🤣🤣🤣...anggap saja angin lalu....
@WongAlasRoban Ya logikanya ...ngapain lapor2 kalau memang gak punya ijazah asli 🤣🤣🤣🤣. Kalau memperlihatkan itu pilihan.... tapi kalau lapor itu ada konsekuensi hukumnya. Ditanya ijazah aslinya.
@henrysubiakto Pengadilan sbnarnya tidak rumit, krn hasilnya adlh kebenaran hakiki yg dilindungi undang- undang..dan hukum yg melekat ke slrh warga negara.
hanya segelintir orang yg coba meyederhanakan... kebenaran itu bisa dicapai lewat koar2 , narasi, framing dan fitnahan di media/medsos
@ArjayaDirja Gak ngaruh apapun. Siapapun itu ..gak usah lihat gender...harus bisa mempertanggungjawabkan fitnah2 yg dibuat dan telah diviralkan...sesederhana itu
@tham878 Kebiasaan "pengadilan" di medsos,podcast dan talkshow. Yg menang debat berarti benar 🤣🤣🤣.🤣
Di pengadilan sesungguhnya semua ada aturannya merujuk pada konstutusi yg melekat kepada semua warga negara.
@AdamVelcro Dari awal sdh dibuat narasi dan framing berat sebelah...supaya kalau kalah gak terlalu kelihatan...meweknya 😂😂😂
Kalah ya kalah aja....seperti kaum selalu kalah di pilpres 🤣🤣🤣🤣
@ArjayaDirja Dikira agenda sidang bisa dibuat semuanya...orang datang bisa semaunya ?. Kalau dipanggil persidangan pasti datang....kalau nggak dipanggil ngapain datang.
Lagi2 kegoblokan karena nol iterasi dari kaum pemfitnah....dipercaya oleh org2 goblok juga 🤣🤣🤣
@tham878 Betul....ngapain datang kalau tidak dipanggil pengadilan . Tapi orang goblok pasti framing "tidak datang" karena takut dlll...dan dipercaya oleh orang2 goblok juga