cuihhh,aku blm bs ikut demo krena gkbisa ninggalin anak istri dirumah,trs istriku khawatiran bgt jd ak cm bs suport dri rumah utk teman2 yg diluar..jgan smbaranga klw bicara ak bkn zary hendrik
🪵 pernah ga sih kalian ngerasain perasaan seneng bgt tiap kali ngobrol sama spesifik satu orang ini (bukan pacar, hts, atau situationship) intinya bukan in romantic terms. bawaannya pgn ngobrol terus. begitu dia ga bales, kalian bingung dan nungguin. ini aku mesti ngapain ya? :(
my love, you can cry. you can yell. you can feel unwell. there's no need to sell an ideal image of yourself, you are human, you are fluid in motion and emotion and that's okay. is it such a crazy notion.
gue baru sadar ternyata ada yang lebih gong dari acts of service. it’s being considered.
karena considerateness tuh menurut gue rare banget??? gak semua orang bisa consider orang lain, even when they’re genuinely nice. karena untuk consider seseorang, lo harus keluar dulu dari kepala lo sendiri.
lo harus notice:
“oh dia lagi meeting.”
“oh dia pasti capek.”
“oh dia gak pernah minta tolong.”
“oh kayaknya dia masih mau makan.”
“oh dia mungkin butuh ini.”
jujur bnget di era era cewe cewe pengen jadi cewe berkarir dengan gaji tinggi dan independen women, gw aslinya lebih pengen jadi cewe yang diprovide abis abisan, pagi ikut anter sekolah anak, abis itu ditinggal gym, siang ke bakery bentar urus bisnis, lanjut pilates, sore yoga sambil ngopi cantik, malem dinner sama suami sekalian ketemu kolega bisnis. maaf bgt jangan dihujat 😭🙏🏻
Momen blank screen pas pergantian episode di Netflix dan bisa ngeliat reflection kita di layar laptop tuh bikin mikir what are you doing with your life.