Banyak yang bertanya kenapa Luis de la Fuente tetap mempercayai Unai Simón sebagai kiper utama, padahal Spanyol juga punya David Raya dan Joan García.🇪🇸
Jawabannya ada di cara bermain Spanyol.
Dengan garis pertahanan yang sangat tinggi, kiper tidak hanya dituntut bisa melakukan penyelamatan. Ia harus berani keluar dari kotak penalti, membaca bola-bola terobosan lebih cepat dari penyerang, dan menutup ruang di belakang lini belakang. Peran seperti inilah yang dikenal sebagai sweeper keeper, dan Unai Simón melakukannya dengan sangat baik.
Selain itu, kualitas distribusi bolanya juga menjadi alasan penting. Ia nyaman menerima bola di bawah tekanan, mampu mengalirkan bola ke kedua sisi, dan ikut menjadi bagian dari fase build-up. Hal-hal seperti ini sangat dibutuhkan dalam sistem permainan Luis de la Fuente.
Itulah mengapa, meski David Raya dan Joan García sedang menjalani musim yang bagus di level klub, Unai Simón tetap menjadi pilihan utama di bawah mistar gawang Spanyol. Dalam sistem ini, yang dicari bukan hanya kiper terbaik, tetapi kiper yang paling sesuai dengan kebutuhan tim.
#FIFAWorldCup
I can’t believe it’s time to say goodbye. I don’t have the words to explain how grateful I am for having had the opportunity to defend this badge. Thank you very much Spurs family, God bless you all. I will always love you. 😢🤍 #COYS#ThanksJESUS
A special thank you to all of you Spurs supporters for this season 🤍The atmospheres have been amazing because of you. It is an honour for me to be voted the Supporters Club, One Hotspur and Junior One Hotspur player of the season. We will fight until the final whistle next week!