🚨🚨 Video amatir ini merekam momen warga Irak yang menemukan kamikaze drone (loitering munition) jenis LUCAS (Low-cost Uncrewed Combat Attack System) milik Amerika Serikat, yang seharusnya menyerang sasaran mereka di Iran, namun jatuh entah karena malfungsi atau terkena serangann ADS Iran. Ironisnya, LUCAS adalah tiruan dari drone kamikaze Iran, Shahed-136, yang sering mendapatkan ejekan karena simplisitas sistemnya yang terkesan rentan, padahal sudah sangat proven di teater Rusia vs Ukraina dan clash besar di MENA.
LUCAS sendiri bisa membawa hulu ledak high-explosive fragmentation (HE-Frag) berbobot ±50 kg, menggunakan mesin DA-215 yang bisa memacunya hingga kecepatan maksimal di ±300 km/jam, dan LUCAS memanfaatkan "variasi" dari satcom Starlink, untuk penggunaan BLOS (Beyond Line of Sight). Pengingat lagi, ini adalah kamikaze drone dengan bahan peledak aktif di dalam fuselage-nya, jadi jika orang-orang di video ini kurang beruntung, drone bisa meledak dan merenggut nyawa mereka seketika.
😇 : Pak, mau nawarin celana. 15ribuan aja yang pendek.
🧔🏻♂️ : Boleh, Pak. Oh ya, sudah makan siang belum?
😇 : Belum, Pak. Nyari penglaris dulu ini.
🧔🏻♂️ : Yasudah duduk dulu aja sembari saya pilih celananya, biar kita siapin makan. Sampean makan dulu ya.
😇 : Alhamdulillah terima kasih ya, Pak.
🧔🏻♂️ : Sami-sami. Kapan-kapan kalau lewat sini, mampir aja. Atau dikasi tau aja ke temen2 yang juga jalan jualan keliling, kalau lagi di sekitar sini dan belum makan, mampir aja ya.
Mbappé menyewa jet pribadi agar Lorenzo, seorang bocah lelaki Prancis yang penyakitnya tidak dapat disembuhkan, dapat menemuinya di pertandingan Real Madrid di Bernabéu.
Dia bertemu seluruh staf dan kemudian menemani mereka kembali ke bandara.
🥹🥹