People are worried over Indonesia becoming liberal is so funny to me, we are more likely to turn into a Muslim country than to ever legalize same-sex marriage
The marginal seems so loud on social media because they have nowhere else to express themselves without getting punished
wow gue habis baca-bacain western red pill and my reaction was utter disgust.
red pill lokal yang sering gue liat biasanya misogynynya berupa slut shaming ngatain lonte, generalisasi perempuan, dan obsesi soal “body count”. western red pill yang gue temuin goes several steps further, openly saying “inilah kenapa perempuan itu harus dipukulin” dan menurut mereka slut shaming itu bagus buat “menjaga masyarakat” tetep in line.
no wonder their women turned into feminists. kuffar really didnt know any better. misogyny sekeras itu inevitably creates its own backlash.
Can y’all like callout a real actual problematic people/pedophile who’s age is 20++ and dated + groomed minors instead of calling out people over a fictional preference
You are wasting your voice and congratulations people now starts thinking such callouts are+
Sini yang laki-laki merapat, gue kasih paham:
- Lu ga tahu nama dia siapa, lu asal sebut "Aisyah" karena dia berjilbab. Ini candaan pinggir jurang!
- Lu GAK KENAL dia;
- Habis ngomong semangat lu cekikikan kayak habis ngisengin orang;
BIKIN GAK NYAMAN. Wajar Kakak ini marah.
Konsepnya gimana sih? Tiket seating ya duduk anjir bukannya diri dan lompat🤣🤣 hasrat festival tapi budget genteng mah jangan nyalahin orang yg emg udah sesuai aturan duduk mbak🤣🤣
Udah normies, fomo pula, minimal rules konser tuh dibaca. Lu kira pesta horeg jalanan?
Dan bukan mau gatekeep, at the same time lucu aja sih pas mendalami lirik lagunya pada kaget kok tentang ngewe wkwkw. Mampus lu nyanyi lagu ga senonoh.
Kemaren konser di row gw aman despite bagian flash yang bikin mbatin
Liat post concert di sini banyak yang ga behave dan menjustifikasi dengan “gue juga bayar” “once in a lifetime moment” yang lain juga bayar n mau have fun nyet. Norak banget. Dikiranya lu doang yg mau have fun?
Kritik bagian festival banyak yang rekam tinggi2 aja dikata “ini bukan konser kpop yang perlu liat fancam”
Tapi pemikiran gitu keluar kalo lu kampungan sih jadi ga heran.
Again yg di festival juga pada bayar n mau liat abel langsung. Pada liat fancam ato ga itu urusan nanti.