Jadi besok-besok ada yang tanya "kriteria calon suami saya bagaimana" ya saya jawab " yang keluarga nya mencintai saya, sebanyak cinta yang saya dapatkan dirumah"
Lalu ditanya kapan nikah? Jawabannya " sejauh jodoh datang, sedekat undangan di antar"
Ya Allah, anugerahkan selalu cintamu untukku agar aku tak mengejar cinta manapun selain cintamu dan kelak,
yang datang juga benar-benar karenamu. Jangan buat hatiku menunggu sesuatu yang tidak akan datang
Wanita mandiri yng kemana2 bsa sendiri tanpa mengandalkan org lain beli ini itu sendiri, dia gatakut akan hal apapun, dia tidak takut akan di tinggalkan jika menurut dia ga worth it baginya, dan jika ingin bersamanya pastikan dulu effort mu melebihi effort dia kepada diri sendiri
When sainganmu mbak mbak 20 tahun
yang udah kerja prioritasin diri sendiri dan keluarga , keluar kalau weekend doang. Cantik, mandiri, beli apapun pake uang sendiri, jago masak, royal, baik hati dan tidak sombong.
Mundur mbak itu aku!!
Yang bersamaku saat ini sudah lebih dari kata cukup. Dia sangat sempurna di mataku dari segi apapun, tidak akan aku sia-siakan sosok lelaki sepertinya dan tidak akan aku buat dia merasa tersaing dengan lelaki lain, karena dia jauh lebih baik dari lelaki lain.
Ternyata benar, tidak ada yang lebih menenangkan dari pada kita dicintai dengan begitu baik dalam kejujuran dan kesetiaan. Bahwa sekarang aku percaya, seseorang yang benar-benar terjaga, memang hanya untuk seseorang yang benar-bebar menjaga
telah banyak aku menemukan kehilangan, bukan karena aku tidak menjaga kejujuran, tetapi waktu benar-benar membuktikan. Bahwa sekecil apa pun ketidakjujuran pada akhirnya, ia akan terbuka juga. Sejak aku memahami yang terjaga hanya untuk yang benar-benar menjaga,
Aku berhenti menjadi seseorang yang menuntut untuk menemukan pasangan baik, tetapi aku akan belajar memperbaiki diri. Karena sekali lagi, hukum alam masih benar hidup. Jodoh, lagi-lagi memang tentang seseorang dari cerminan diri sendiri.
Kalau dulu mikirnya lebih baik memperbaiki seratus kali dengan orang yang sama dari pada harus memulai dengan orang yang baru. tapi sekarang baru sadar, mau diperbaiki seratus kalipun kalau orangnya gapunya kesadaran untuk memperbaiki dan selalu nyepelein hubungan ya percuma.