Itu nasib org yg beli nft chef Arnold Purnomo gmn ya?
Lu bayangin, lu percaya sama omongan seseorang yang bilang NFT itu menjanjikan dengan segala bumbunya, lu taroh duit lu disitu, terus lu ludes. Udah lah ludes, orang yang bikin lu naroh duit itu malah bilang
"sorry ya jadi exit liquidity kami"
Emang Indonesia ini ramah sekali, di sini orang yang ngepompom barang scam, jelas-jelas mengakui, masih bisa punya karir, masih bisa berpolitik, masih bisa ngetweet kayak gini lagi
Republik ini ramah sekali, ya π
@erickthohir pak, tolonglah, kalo timnas main siarannya di tv ga usah di block2 segala, mendingan aplikasi nya bisa dipake, udah bayar cuma error segala.
Kasus kedua pilot Batik Air BTK6723 ketiduran saat bertugas: What we need to know and accept!
(Warning: Long Post!)
Untuk kasus pilot ketiduran di pesawat Batik Air, pertama bagaimana kalau ada pilot tidur?
1. Pilot tidur di fase cruising itu hal biasa dilakukan, namun satu-satu bergiliran. Ini dikarenakan microsleep sangat berguna ketika sedang letih.
2. Yang masalah adalah kalau keduanya ketiduran.
Masalah ketiduran ini harus dilihat dari faktor-faktor penyebabnya:
- Kopilot memberikan keterangan bahwa dia memang sedang kurang istirahat karena membantu istrinya ngasuh bayi kembar yang baru berusia sebulan.
- Seharusnya, ketika ini terjadi, kaptennya harus menilai apakah dia sendiri cukup atau tidak istirahatnya? Jika memang kurang istirahat, maka dia atau kopilotnya, atau dua-duanya minta diganti.
Masalahnya disini adalah masalah kondisi kerja dan kedisiplinan istirahat pilot.
Dari sisi scheduling, penjadwalan terbang mereka sepertinya tidak ada masalah, termasuk juga untuk kebutuhan istirahat di penerbangan dini hari.
Dari sisi lain, butuh ditelusuri mengenai corporate attitude mengenai masalah pilot fatigue, dan ini masalah kompleks:
1. Apakah jika ada pilot yang minta diganti schedule terbangnya karena alasan fatigue diberi sanksi atau tidak? Jika diberi, apakah langsung, atau berdasarkan trend jejak rekam si pilot?
2. Perusahaan sudah pasti mempunyai awareness campaign mengenai kesehatan/kesiapan terbang pilot (contoh: "IAMSAFE" program), tetapi apakah dijalankan?
3. Apakah perusahaan memberikan "Paternal Leave"(Cuti lahiran) bagi pilot pria yang istrinya baru melahirkan? Jika tidak ada, sebaiknya diadakan, guna menurunkan resiko terkait pilot fatigue.
Masalah pemberian sanksi:
Dalam hal ini, saya sangat tidak setuju jika jalan keluarnya "hanya segampang" memberikan sanksi kepada pilot dan manajemen maskapai.
Ini ada resiko sistemik yang harus diselesaikan, dan justru kebijakan gampang memberikan sanksi akan menghambat perbaikan karena masalah Pilot Fatigue ini masalah yang membutuhkan analisa dan solusi kualitatif, bukan kuantitatif, karena membutuhkan awareness dan kesadaran dimana butuh pilot yang fatigue diberi pengakuan dan perlindungan dari sanksi guna bisa memberikan keteragan sepenuh-penuhnya agar bisa dicarikan solusi yang sistemis.
Namun, jika memang masalah fatigue ini diakibatkan oleh kesengajaan atau keteledoran berdasarkan perilaku yang tidak bertanggung jawab oleh pilotnya, maka wajar bila diberikan sanksi disipliner.
Yang patut dipertanyakan, kalau pilotnya ngaku "kurang istirahat", reaksi perusahaan bagaimana?
Terus, seharusnya si kapten juga sadar kalau dirinya sendiri kurang istirahat.
Kalau diem saja, kopilotnya juga tidak tau kondisi rekannya
Selain itu, yang perlu di evaluasi untuk overnight flight operations rute jarak pendek/menengah adalah:
1. Efektifitas program Fatigue Risk Management System (FRMS) perusahaan.
2. Pola recommended rest sebelum dan setelah overnight flight bagi crew di dalam FRMSnya seperti apa.
3. Feedback mengenai efektifitas FRMS
4. Awareness/kepatuhan crew dalam mengikuti pola istirahat sebelum dan sesudah flight sesuai FRMS bagaimana?
Jangan lupa, point nomor 4 ini penting yah!
Kasus kedua pilot Batik Air BTK6723 ketiduran saat bertugas: What we need to know and accept!
(Warning: Long Post!)
Untuk kasus pilot ketiduran di pesawat Batik Air, pertama bagaimana kalau ada pilot tidur?
1. Pilot tidur di fase cruising itu hal biasa dilakukan, namun satu-satu bergiliran. Ini dikarenakan microsleep sangat berguna ketika sedang letih.
2. Yang masalah adalah kalau keduanya ketiduran.
Masalah ketiduran ini harus dilihat dari faktor-faktor penyebabnya:
- Kopilot memberikan keterangan bahwa dia memang sedang kurang istirahat karena membantu istrinya ngasuh bayi kembar yang baru berusia sebulan.
- Seharusnya, ketika ini terjadi, kaptennya harus menilai apakah dia sendiri cukup atau tidak istirahatnya? Jika memang kurang istirahat, maka dia atau kopilotnya, atau dua-duanya minta diganti.
Masalahnya disini adalah masalah kondisi kerja dan kedisiplinan istirahat pilot.
Dari sisi scheduling, penjadwalan terbang mereka sepertinya tidak ada masalah, termasuk juga untuk kebutuhan istirahat di penerbangan dini hari.
Dari sisi lain, butuh ditelusuri mengenai corporate attitude mengenai masalah pilot fatigue, dan ini masalah kompleks:
1. Apakah jika ada pilot yang minta diganti schedule terbangnya karena alasan fatigue diberi sanksi atau tidak? Jika diberi, apakah langsung, atau berdasarkan trend jejak rekam si pilot?
2. Perusahaan sudah pasti mempunyai awareness campaign mengenai kesehatan/kesiapan terbang pilot (contoh: "IAMSAFE" program), tetapi apakah dijalankan?
3. Apakah perusahaan memberikan "Paternal Leave"(Cuti lahiran) bagi pilot pria yang istrinya baru melahirkan? Jika tidak ada, sebaiknya diadakan, guna menurunkan resiko terkait pilot fatigue.
Masalah pemberian sanksi:
Dalam hal ini, saya sangat tidak setuju jika jalan keluarnya "hanya segampang" memberikan sanksi kepada pilot dan manajemen maskapai.
Ini ada resiko sistemik yang harus diselesaikan, dan justru kebijakan gampang memberikan sanksi akan menghambat perbaikan karena masalah Pilot Fatigue ini masalah yang membutuhkan analisa dan solusi kualitatif, bukan kuantitatif, karena membutuhkan awareness dan kesadaran dimana butuh pilot yang fatigue diberi pengakuan dan perlindungan dari sanksi guna bisa memberikan keteragan sepenuh-penuhnya agar bisa dicarikan solusi yang sistemis.
Namun, jika memang masalah fatigue ini diakibatkan oleh kesengajaan atau keteledoran berdasarkan perilaku yang tidak bertanggung jawab oleh pilotnya, maka wajar bila diberikan sanksi disipliner.
Yang patut dipertanyakan, kalau pilotnya ngaku "kurang istirahat", reaksi perusahaan bagaimana?
Terus, seharusnya si kapten juga sadar kalau dirinya sendiri kurang istirahat.
Kalau diem saja, kopilotnya juga tidak tau kondisi rekannya
Selain itu, yang perlu di evaluasi untuk overnight flight operations rute jarak pendek/menengah adalah:
1. Efektifitas program Fatigue Risk Management System (FRMS) perusahaan.
2. Pola recommended rest sebelum dan setelah overnight flight bagi crew di dalam FRMSnya seperti apa.
3. Feedback mengenai efektifitas FRMS
4. Awareness/kepatuhan crew dalam mengikuti pola istirahat sebelum dan sesudah flight sesuai FRMS bagaimana?
Jangan lupa, point nomor 4 ini penting yah!
200,000 members of the posse! π¨ Hello to all the new faces. Weβre still just getting started π Only seems like yesterday we dropped our first character.
π The observation deck is under strain due to the increased capacity we've been experiencing. Weβll be performing some "routine" system upgrades tomorrow afternoon EST to ensure the safety of the test subjects in the waiting-room. We recommend you are present for the upgrade π
Note: this is not an opportunity to become a Test Subject, and you do not NEED to be present for the duration of the upgradesβ¦ but if you are, itβs likely to be fun ππ
π Lab notice: The System Upgrades will commence at 2pm EST. Malfunctions have been known to occur at random intervals for several hours. If youβre in the Lab, stay vigilant and report any unusual activity π
It seems as if Lab Access Control is swapping the permissions of Test Subjects and Clearance Level 1?! We're trying our best to resolve it but expect intermittent issues over the next 8-12 hours. π