@Penyair_Berdiri Mama sinta, Kami smua paham ap yg anda hadapi, dn prcyalahh itu smua tidk akan merubah perspektif kami tentang anda dn ap yg trjdi di papua.
Negri kaya melintir
Melihat dan mendengar ini komplotan Mafia tambang telinganya langsung nyaring matanya langsung melek mulutnya langsung ngeces
daripada dikelola negara uangnya sering gak jelas mending Biarkan masyarakat yang kelola dan jadi Kaya
@watchdoc_ID Mama sinta, Kami smua paham ap yg anda hadapi, dn prcyalahh itu smua tidk akan merubah perspektif kami tentang anda dn ap yg trjdi di papua.
@BBCIndonesia Mama sinta, Kami smua paham ap yg anda hadapi, dn prcyalahh itu smua tidk akan merubah perspektif kami tentang anda dn ap yg trjdi di papua.
Yasinta Moiwend atau Mama Yasinta, salah satu tokoh film Pesta Babi yang menceritakan tentang penggusuran tanah adat Papua, kini meminta dokumenter tersebut dihentikan dan membuat laporan ke polisi. Apa yang terjadi?
https://t.co/BjV1PDa0ku
Di tanah Papua, sagu bukan sekadar makanan.
Film Pesta Babi
https://t.co/uZBKe1BnCI
Bagi orang Awyu, Marind, dan suku-suku lainnya, sagu adalah kerabat. Ia adalah orang tua, bahkan leluhur yang hidup dalam bentuk pohon, yang memberi hidup, sekaligus harus dijaga.
Dalam cara pandang ini, hutan bukan objek yang bisa digusur seenaknya. Ia adalah ruang hidup, ruang ingatan, dan bagian dari keluarga itu sendiri.
Ketika sagu dan hutan dipahami sebagai “kerabat”, maka merusaknya bukan lagi sekadar soal lingkungan, tapi soal memutus hubungan hidup.
#PapuaBukanTanahKosong #PestaBabi #Watchdoc