Masih ada banget kok ada yang merasa sebel sama orang2 yang berisik mengkritisi pemerintah di medsos. I shared this on my IG, fully aware that a lot of friends will skip it and prefer padel related posts.
Share it if you feel like to. No artwork. No credit needed.
@kegblgnunfaedh Ada rasa lega tapi bentar doang. Habis itu rasanya kosong, barang yg kebeli gak bisa balikin momen waktu kecil dulu pas lagi pengennya sama sesuatu ๐ญ.
Secakep apapun ceweknya, kalo udah ada foto: main golf, di resto sky view dengan gelas wine, di jok penumpang mobil dengan sunroof, di beach club di Bali, mirror selfie dengan hp boba 3 buletan, aku enggak akan pergunakan superlike-ku.
Tahu diri karena bukan market mereka ๐๐ป
Kan itu pengabdian
X: "Pak, kenapa gaji guru honorer saya udah 5 bulan gak turun?"
Y: "Jadi guru kan pengabdian, masa nuntut gaji."
X: "Pak, saya kuliah susah-susah sampai S3 di LN terus balik Indo, kok bisa gajinya UMR tambah remah roti?"
Y: "Jadi dosen kan pengabdian, bukan buat nyari penghasilan."
X: "Pak, saya udah bersedia ditempatin di daerah 3T jadi dokter, kok gajinya cuma segini?"
Y: "Jadi dokter kan pengabdian, bukan buat memperkaya diri."
X: "Pak, ini saya kan ners, di RS kerjaan gak abis-abis, gajinya kok cuma segini."
Y: "Jadi nakes kan pengabdian, disyukuri aja."
***
2050:
"Ini program S1 pendidikan, kedokteran, sama perawatan kok sepi peminat?"
"Ini pada gak ada yang minat lanjut S3?"
"Ini lowongan guru, dosen, dokter, sama nakes kok gak ada yang ngisi?"