Sedikit persembahan dariku di umur yang baru menginjak 22 tahun pada tanggal 14 November untuk diriku dan semua orang yang pernah berinteraksi denganku dimanapun.
Semoga kita bisa menikmati banyak waktu yang menyenangkan.
Inspired by https://t.co/OjIvlQbDhO, but for football.
Draft a Premier League XI from random clubs and seasons. Build your team. Simulate the season.
Can you go 38-0?
https://t.co/znFjgOW4Wj
#football#soccer#fifa#premierleague
@txtdrefootball Buat yang main 2 CF - 1 SS sih kayaknya cocok dengan syarat pass nya upgrade dikit. Lumayan dia ditaruh di SS buat bantu saluran bola dan opsi lini kedua untuk shooting. Cuma ya tergantung gameplay aja gimana enaknya.
Ijin untuk nulis agak panjang tentang hal di luar sepakbola.
Hal yg menurut gue lebih esensial, sangat esensial tepatnya, dan layak dibagikan, dalam semangat utk impact not impress seperti yg disampaikan om @zoelfick
Bismillah
Gue udah cukup tua, dan dah ngelewatin bnyk hal, ga enak, enak, enak banget. Dan dlm perjalanan sampe umur gue sekarang, pernah tiba di sebuah persimpangan. Dimana akhirnya gue memilih satu arah, logika.
Karna beragam pergaulan, informasi, pengetahuan yg gue dapet, sekian puluh tahun gue mengedepankan logika. Tanpa benar benar meninggalkan Tuhan.
Masih selalu berterimakasih, atau mengadu ke Tuhan untuk segala nikmat, rejeki, karunia, dan juga kesedihan, cobaan.
Yang gue tinggal adalah, ibadah.
Lalu beberapa purnama lalu, gue terlibat diskusi dengan seorang sahabat, yang barengan belajar ttg hidup dari aspek spiritual secara umum.
Karna background kami telco, akhirnya kami tiba di sebuah diskusi tentang ibadah - dalam hal ini sholat, dan demi memahami esensi Sholat ini, kami gunakan analogi dari dunia telco.
Dan sepertinya bagi pengguna sosmed seperti kita ini, akan relate dengan analogi ini.
Kami menganalogikan ibadah sebagai signalling, di dunia cellular - adalah sesuatu yang diperlukan gadget kita supaya bisa terus ngobrol dengan "central network" nya operator, via tower BTS, wifi router, hotspot dsb.
Pengibaratan dalam diskusi tadi, akhirnya berujung pada kesimpulan kurleb begini
Kalo kita ga ibadah, artinya ga ada signalling tadi. Jadi gimana central nya provider, tau ada client yg butuh dilayani?
Bagaimana Tuhan akan mengenali kita? Bagaimana Tuhan tau, kita sedang butuh apa?
Wong kita nya aja ga connect, ga ada signal yg keterima di pusat.
Tapi pak, kan Tuhan Maha Tau.
Bener Tuhan Maha Tau, bagaimana jika gantian Tuhan nanya ke kita.
Tapi lo dulu dah bikin perjanjian ama gue sebelum lu gue kirim ke dunia.
(QS : Al A'raf 172)
Maka jika dalam perjanjian itu sudah bersaksi bahwa Alloh adalah Tuhan kita, artinya kita harus menjalankan apa yang diperintahkan.
QS Adz-Dzariyat : 56
Manusia dan jin diciptakan untuk ibadah kepada Alloh.
Jadi kalo perintah ga dilakukan (bagian dari kesaksian kita kepadaNya) mosok kita minta sesuatu mulu dari Dia ?
Tuhan ga butuh ibadah kita.
Kita yang butuh ibadah, supaya itu tadi, tetap nyambung dan dikenali, ada kita (client) yang sewaktu waktu butuh akses X, IG atau Youtube (ibaratkan, minta kesehatan, kesejahteraan, pengampunan)
Tapi pak, ibadah kan ga cuma sholat?
Bener, tapi Sholat adalah ibadah yg paling intimate, antara kita dan Tuhan saja. Satu satunya yg ga bisa disambi ngerjain yang lain. Ya kan?
Ngopi di cafe, seringkali buru" minta akses wi-fi. Masuk parkiran di basement, blank spot ga ada sinyal aja panik karena ga bisa sosmed-an. Butuh selalu connect
Lha kok gak connect ke PUSAT nya segala PUSAT tenang tenang aja.
Disclaimer : gue bukan orang suci alim, masih cetek. Cuma ingin berbagi, pengalaman perjalanan hidup, sedang diarahkan ke track yg semestinya, oleh Tuhan
Semoga bermanfaat.
Mohon koreksi gus @hayder_imron@hasyimmah pak @MuhammadiyinGL
@LFC_ID@zoelfick saya bukan muslim, tapi membaca tulisan ini, saya bisa sangat relate. apalagi dalam kondisi kesehatan saya sekarang ini.
doa-doa makin sederhana dan kebutuhan untuk ketenangan semakin kuat.
"Tuhan ga butuh ibadah kita. Kita yang butuh ibadah."
Kalimat yang ngena banget.
@arsenalskitchen@FabrizioRomano Untuk seukuran winger, nih pemain termasuk tinggi bahkan sebelum waktunya. Penasaran kalau development dia jadi + tingginya gak ngaruh banyak ke developmentnya
@AIS_JOGJA Lalu, jangan merasa klub hebat cuma karena udah juara setelah 22 TAHUN gak juara. Bahkan bisa dibilang klub kamu itu aib big 5 inggris🥰
Trofi UCL/ UEL aja gak punya masa merasa main character sih. Delusional final boss🥺