Sebenarnya, bbrp kajian sejarah yg berorientasi tokoh udah pada ngarah ke konteks drpd ke kultus; bahwa tokoh2 itu mesti dibaca dlm konteks zamannya. Itu yg dilakukan Poeze, Deliar Nor atau Mrazek. Tp ya kita emang punya problem dgn "membaca dgn baik", lebi2 "membaca dgn dalam".
Kerja sejarawan tuh berat banget, soalnya salah satu alasan utamanya adalah orang² merasa sudah paham sejarah tanpa minimal meneliti sumber² sekunder seperti literatur² hasil penelitian sejarawan. Lagi² apa saudara²? Yak, desukarnoisasi memang sukses sekali sejak orba.
(Dan tentu saja kamu akan bilang desukarnoisasi pantas dilakukan karena ini dan itu).
@potretlawas Kabarnya trem listrik diloakkan untuk pendanaan pon ke VII dan juga sebagai antisipasi kemacetan ketika pon (PON VII itu pon pertama setelah gestok dan menjadi yang pertama di era pak harto).. Maka dari itu kita gak pernah liat bentuknta kecuali tram uap yang bertahan lebih lama
@neohistoria_id Coba kulik "masa bersiap" dimana orang-orang kita melakukan kekerasan ke orang Eropa, Tionghoa.
Salah satu korban yang ayah dari wieteke van dort kepala pabrik gula candi yang dieksekusi mati, peristiwa pembantaian di simpang "balai pemuda" Surabaya, goebeng transport sby.
@celestialhntr@Puspen_PKI Mungkin buku merdeka karyaHarry poeze .. Menggambarkan sedikit kekerasan di masa bersiap (1946-1949).. Buku yang bahas khusus masa bersiap jarang banget.. Cuman bisa baca peristiwanya "goebeng transport surabaya" "Pembantaian Simpang Surabaya".
@pribumi_merah@jalurgaza_ Menariknya nama hotel GANEFO ini lebih dulu dibanding GANEFO bikinan soekarno. Depan hotel ada angka tahun hotel itu tercatat.
@MoehB21154@pribumi_merah Kalau gak salah itu masuk kawedanan djaba kota (rungkut sidosermo dkk) dan satunya kawedana gunung kendeng ( area gunungsari dan seterusnya)
@pribumi_merah Namun mereka gamau alhasil menjelang akhir 40 an mereka melakukan perlawanan ke tuan tanah baru si orang Belanda (kakek buyutnya tamuku) sampai ditahap menggunakan senjata tajam. Alhasil karena perlawanannnya kuat tidak jadi digusur tetap dibiarkan.. Apakah diorganisir pki?
@pribumi_merah Pernah bawa tamu Belanda.. Kakeknya dulu yang punya tanah dinoyo, dibeli dari orang Tionghoa, dari sebelah depo taxi Bluebird sampai universitas widya mandala. Pada saat itu sudah banyak rumah" penduduk sistemnya sewa ke pemilik tanah, ketika dibeli orang Belanda, mereka digusur~