Peter F. Gontha
Negara Ini Sedang Ambruk
Negara kita memang sedang ambruk. Dan yang paling menakutkan, ambruknya bukan lagi sedikit demi sedikitโtetapi sudah terasa seperti ambruk total.
Bayangkan: makanan yang seharusnya menjadi hak rakyat bisa dikorupsi besar-besaran. Pendidikan yang seharusnya mencerdaskan bangsa pun tidak luput dari korupsi. Hukum, yang seharusnya menjadi benteng terakhir keadilan, juga dipermainkan oleh kepentingan dan kekuasaan.
Lalu saya harus bertanya: apa lagi yang belum dikorupsi?
Kalau makanan dikorupsi, rakyat kecil yang menjadi korban.
Kalau pendidikan dikorupsi, masa depan anak-anak kita yang dihancurkan.
Kalau hukum dikorupsi, maka keadilan tinggal menjadi kata-kata kosong.
Sebuah negara tidak akan runtuh hanya karena ekonominya lemah. Negara runtuh ketika moral para pengelolanya ikut runtuh.
Kita tidak boleh menganggap semua ini sebagai sesuatu yang normal. Korupsi bukan sekadar angka dalam laporan keuangan. Korupsi berarti ada anak yang kehilangan kesempatan belajar, ada keluarga yang kehilangan haknya, ada rakyat yang tidak mendapatkan pelayanan yang semestinya, dan ada masa depan bangsa yang dicuri.
Kalau keadaan seperti ini terus dibiarkan, pertanyaannya bukan lagi apakah negara ini akan rusak?
Pertanyaannya adalah: berapa lama lagi kita mampu bertahan sebelum semuanya benar-benar hancur?
Saya tidak mengatakan ini karena membenci negara ini. Justru sebaliknya.
Saya marah karena saya mencintai negeri ini.
Dan karena itu, kita harus berani mengatakan yang sebenarnya: negara ini tidak boleh diserahkan kepada orang-orang yang menjadikan kekuasaan sebagai kesempatan untuk memperkaya diri sendiri.
Kalau kita terus diam, jangan salahkan siapa-siapa ketika suatu hari rakyat kehilangan kepercayaan sepenuhnya kepada negara.
Indonesia bukan milik mereka yang berkuasa. Indonesia adalah milik rakyat. Dan rakyat berhak mendapatkan negara yang bersih, adil, dan bermartabat.
Salam Perjuangan ๐ฎ๐ฉ๐ช๐ค๐ซฐ๐ฅ
ALERT๐จ๐จ๐จ
PAHLAWAN YANG DI KRIMINLISASI ๐
๐จ NIAT BANTU SINYAL DI MENTAWAI, PUTRA DAERAH MALAH DIPIDANAKAN!
Rabu, 20 Agustus 2026
Nasib miris menimpa Yogi Gilang Arya, putra daerah kelahiran Sikakap, Kepulauan Mentawai. Niat tulusnya membangun jaringan internet demi membuka akses informasi di wilayah 3T justru berujung pada dinginnya sel tahanan Rutan Anak Air Kota Padang.
Usaha Yogi menyediakan internet stabil bagi warga setempat dilaporkan melalui Laporan Polisi Model A Polres Mentawai dan kini berlanjut ke persidangan di Pengadilan Negeri Padang atas dugaan penyelenggaraan usaha telekomunikasi tanpa izin.
Beberapa poin krusial dari kasus ini wak
๐ Niat Pengabdian di Daerah 3T
Sikakap dikenal sebagai salah satu wilayah yang minim akses internet stabil. Inisiatif Yogi dirasakan sangat membantu mobilitas dan kebutuhan komunikasi warga lokal tanpa ada penolakan dari masyarakat setempat.
๐ Pembelaan Kuasa Hukum & Sisi Administrasi
Kuasa Hukum Yogi dari Kantor Hukum Romeo Yustisia & Partner, Romi Martianus, menegaskan bahwa kliennya didakwa melanggar Pasal 47 ayat (11) UU Telekomunikasi. Padahal, Yogi telah mendirikan PT Mentawai Network Provider dengan NIB terbit per 9 Oktober 2025.
๐ ADMINISTRATIVE FIRST, NOT CRIMINAL
Tim kuasa hukum menilai pelanggaran terkait perizinan seharusnya mengedepankan sanksi atau pembinaan administratif terlebih dahulu, bukan langsung menjerat dengan pidana. Hal ini juga merujuk pada ketentuan penyesuaian sanksi pidana administratif.
๐ Pengajuan Penangguhan Penahanan
Mengingat kontribusi positif Yogi bagi masyarakat dan tidak adanya dampak merugikan warga, tim hukum resmi mengajukan penangguhan penahanan bagi Yogi.
Sangat disayangkan ketika inovasi dan kepedulian anak muda untuk membangun kampung halamannya di daerah terpencil justru langsung dihantam proses hukum pidana tanpa ada ruang pembinaan.
Bagaimana tanggapan kalian mengenai kasus ini, Wak? Apakah aturan perizinan harus serta-merta memidanakan inisiatif lokal di daerah 3T?
Diluar sana banyak yg kesulitan dalam proses BPJS ketenagakerjaan banyak prosedur untuk mendapatkan klaim layanan.
Sedangkan yang didalam malah dengan mudah bancaan dana BPJS ketenagakerjaan
Hama LALER IJO Memang Meresahkan ๐คฆ
Ditegur Buang Puntung Rokok Sembarangan Saat Isi BBM, Oknum Ini Malah Memukul Petugas SPBU
Seorang oknum yang mengenakan pakaian loreng terlihat tidak terima saat ditegur oleh petugas karena membuang puntung rokok di lokasi tersebut.
Teguran yang seharusnya bersifat preventif justru direspons dengan tindakan pemukulan terhadap petugas SPBU. Peristiwa ini menjadi pengingat penting bahwa SPBU merupakan area rawan kebakaran sehingga dilarang merokok dan membuang puntung sembarangan.
Di tengah semarak perayaan Hari Kemerdekaan, miris melihat seorang anak harus mengambil sisa makanan dari acara para pejabat untuk mengisi perutnya๐ฎ๐ฉ๐
Di satu sisi meja penuh hidangan, di sisi lain masih ada yang berharap pada makanan yang tersisa
Sudah 81 tahun Indonesia merdeka. Semoga kemerdekaan bukan hanya dirasakan di gedung-gedung megah dan meja-meja pejabat, tetapi juga oleh mereka yang setiap hari masih berjuang untuk sekadar makan๐ฅน
Skakmat dari Connie Bakrie! Aksi pembentangan bendera raksasa bergambar Prabowo oleh tentara di langit HUT RI itu bener-bener too much & narsis banget. Hari Kemerdekaan itu merayakan Merah Putih & rakyat, bukan kultus individu wajah penguasa.
Video : tribun
Bangsa negara ini pernah punya orang luar biasa.
Sosok suri teladan.
Wapres yg sngt membuat kita msh bs ada kebanggaan dng merah putih.
Nb:tp bkn wapres yg skrng ya,jng keliru.
Hahahaha lama-lama gue bukan prihatin lagi Tapi KASIHAN pada Presiden satu ini, ga sangka saja kalau dia begitu Bodoh, ga Kritis berpikir atau memang ga pernah Mikir tapi PeDe banget, karena Pidatonya LANTANG
Dan Pemberi LAPORAN nya GEBLEK, jadi Isi 1 Kabinet Cuma BARANG GA GUNA yang MAKAN UANG PAJAK RAKYAT.
Jika Pengupas Bawang bekerja dengan Upah Rp.700ribu per Kg, artinya jika dalam 1 jam bisa mengupas 3 kg, maka dlm 1 hari dengan bekerja selama 8 jam berarti 3 x 8 x 700.000 = 16.800.000 X 30 Hari = Rp.504.000.000 ( lima ratus empat jt) per bln. ayolah kita rame2 ngupas bawang sajalah ๐คฃ๐คฃ๐คฃ
Kemarin Presiden ini juga PeDe dengan Modal Dapat LAPORAN, 1 penggilingan padi, UNTUNG nya 2 Triliun.
Jangan-jangan prabowo mengira UMR Buruh di Indonesia 5 Miliar per Bulan.
KATA WOWO
"Hari ini hadir bersama kita, Ibu
Susana dari Kabupaten Bogor. Ia
bekerja sebagai buruh harian....
MENGUPAS BAWANG DENGAN
UPAH 700 RIBU PER KILOGRAM"
--
Mikir aja dah!!
.