ternyata bener ya trauma tuh kayak lu mengalami accident, gak mati, tapi cacat seumur hidup.
“time will heal, time never heals its just adapt the pain”.
banyak orang lagi silent struggle. keliatannya fine, ketawa, jalanin hari kayak biasa. padahal deep downnya lagi capek-capeknya bertahan. so be kind, always. kita ga pernah tau seberapa berat dunia seseorang hari ini.
maafkan orang tuamu karena tidak bisa mencintaimu seperti yang kamu butuhkan, lalu maafkan dirimu karena sudah mencari cinta di semua tempat yang salah.
MULAI SEKARANG, GANTI DOAMU
FROM :
“ya Allah, bahagiakan ibuku.”
TO :
“ya Rabb, peliharalah ibuku dengan kasih sayang-Mu yang tidak pernah putus. ampunilah segala dosanya, lembutkan hatinya, tenangkan fikirannya dan panjangkan umurnya dalam kesehatan serta iman. jika dia lelah, gantikan dengan kekuatan. jika dia bersedih, gantikan dengan ketenangan. jadikan aku anak yang tidak menyakitkan hatinya, yang mampu membalas walau sedikit pengorbanannya.
“walaupun mulutnya jahat tapi hatinya baik”
But in Islam : “apa yang keluar dari mulut itu cerminan hatinya”
Simple words can have a big impact. Mind your words.
Dr gia said:
"Emosi amarah yang menggebu-gebu (burst of emotion) itu cuma bertahan 90 detik, so take ur 90 seconds to take a deep breath and istighfar biar bisa merespond dengan emosi yg midful".
ada tulisan cantik bgt, kira-kira isinya begini:
“semoga kamu selalu dipertemukan dengan seseorang yang dapat berbicara bahasa mu, sehingga kamu tidak perlu menghabiskan waktu seumur hidup untuk menerjemahkan jiwamu..”