aku kembali, Tuhan.
di antara senyap malam menuju tepi
berbisik sendu, berserah diri
tak lama fajar berlabuh, kumandang Subuh mulai menggema
temani rintik dingin,
hujan pagi memeluk mimpi.
~@Pemudabaja
Biar cerita tentang cinta
Terlalu peka menjadi derita
Sedikit suka menjadi drama
Berlebih tawa tanpa makna
Menghela nafas lebih dalam
Sadar benih tertinggal
Tak bernyawa kemudian tanggal
Tenggelam
~@initjikalagi21
sampai subuh tiba
tubuhku tersungkur di tepian harap
separuh tangan menjabat masa depan sebelum kematian
separuh tangan lagi menyalin warna-warni dalam pertempuran nasib
~@peuyeum1puan
Kasih, aku adalah ikhlas yang melepas separuh diri untuk menepi pada lelahnya perjalanan kita.
Tapi nampaknya kau benar berniat turun dari terpaan arusnya.
Sejurus kemudian hanya ada aku yang sesaat hilang arah dan ~
selain angin
yang berembus pelan,
barangkali hanya sunyi—
yang mampu mendengar
dan memahami;
suara-suara yang dibawa
oleh tiap tetes air mata
yang kaujatuhkan
di lantai malam.
~@SastrawanEdan
Sebuah bambu runcing mengingatkanku akan perjuanganmu yg rela berkorban untuk negara.
Terimakasih untuk segala pengorbanan dan semangatmu para pahlawanku..