Kalau kemarin momen pertama ke teater terasa sebagai potongan puzzle yang hilang, kali ini seitansai Lyn ini jadi potongan yang benar-benar mengikat semuanya.
Bukan cuma jadi penonton, tapi juga ikut berkontribusi dikit..
Karena jujur, badan sudah tidak sekuat dulu dan ga ada waktu untuk terjun langsung sebagai panitia atau pengurus, apalagi domisili jauh banget dari ibukota.
Atmosfernya meriah, penuh teriakan dan cinta dari semua orang yang hadir. Rasanya campur aduk.. bangga, terharu, dan bersyukur bisa jadi bagian kecil dari perayaan ini.
Dulu cuma bisa membayangkan, sekarang benar-benar ada di sana, nonton dan ikut merayakan.
Perjalanan ini rasanya lengkap, dimulai dengan Melody yang membuka pintu dunia idol untukku, kini dilengkapi sama Lyn yang membuatku kembali merasakan teater.
Seakan lingkaran ini akhirnya menutup dengan indah.
Mungkin bagi sebagian orang ini lagi-lagi hal sepele, tapi buatku pribadi… ini milestone lain dalam perjalanan ngidol yang panjang.
Dan untuk ci @SE_LynJKT48 semoga kebahagiaan hari itu bisa jadi pijakan untuk langkah yang lebih besar ke depan.
P.s. AKU SUKA HAIRDO NYAAA!! 🫶
Dedicated post untuk diri sendiri.
Setelah vakum sejak 2012, akhirnya bisa menginjakkan kaki ke tempat ini.
Buat sebagian orang, mungkin ini cuma hal receh.
Tapi buat fans far dari luar pulau Jawa, butuh effort yang nggak main-main untuk bisa sampai ke sini.
Ini pengalaman pertama kali datang ke teater, tapi atmosfer tempat ini terasa begitu familiar.
Seperti ada bagian dari perjalanan ngidol yang akhirnya lengkap setelah sekian lama.
Kalau dihitung, sudah sekitar 4.502 hari berlalu sejak terakhir kali aktif ngidol.
Rasanya campur aduk-kagum, terharu, dan sedikit nostalgik.
Dulu, pengen banget ke teater buat lihat dan foto langsung dengan kabeshanya Melody.
Tadi pun masih sempat berharap kabeshanya Melody terpasang... tapi ya, kalian tahu lah.
Waktu terus berjalan, banyak momen yang terlewatkan.
Kalau dulu yang dipikirin adalah soal finansial buat ngidol, sekarang gantian mikirin jatah cuti.
Tapi nggak apa-apa. At the end of the day, semua ini cuma hobi.
Well, mungkin setelah ini bakal vakum lagi.
Tapi untuk sekarang, biarkan momen ini jadi spesial.
A jew debates Myron Gaines on the causalities sustained in the Holocaust.
Keep in mind the only “proofs” we have of the Holocaust are eyewitness testimonies and post-war confessions. And we all know the eyewitnesses can’t be trusted.
To this day not a single order for the extermination of anyone by the Germans has ever been found.
@arcventic@A_LuluJKT48 Dek @A_LuluJKT48 hati hati.. ntar kalo pulang, mandi kembang dulu sebelum tidur.. temenku itu biasanya nempel sampe ke mimpi soalnya