Kemarin satu timeline kompak disrespect Ronaldo, seakan-akan semua pencapaian dia nggak ada artinya dibanding Messi. Sampe orang yang coba ngebela dan ngejelasin pun dihujat hujat.
Tapi hari ini, begitu ada momen yang menguntungkan, tiba-tiba semua berubah jadi si paling objektif, si paling bijak dan dewasa.
Lucu aja sih ngehate tapi tidak konsisten, payah.
CLOSING STATEMENT DARI FATIMAH AZZAHRA
Menurut generasi kami, pemerintah seharusnya bukan sibuk untuk menuduh seseorang antek-antek asing, bukan sibuk klarifikasi atas isu-isu yang seharusnya bisa mereka cegah sehingga tidak menimbulkan kericuhan.
Kalo Ronaldo cetak minimal dua gol malam ini ke gawang Uzbekistan, kita bagi rejeki masing2 50rb buat dua orang yang reply RONALDO GOL dan retweet postingan ini.
Nah udah nadzar ini, masa gak mau bahagiakan masyarakat bang do.
Dalam satu hari, ada dua AIB BESAR terbongkar.
Pertama pengakuan peserta demo dukungan MBG yg menerima uang Rp. 100.000 dan juga beberapa hadiah.
Kedua terbongkarnya para mahasiswa yang menerima sejumlah uang ketika bertemu wapres gibran.
Dan ga ada yang bisa kita lakukan..
Ini berarti Wakil Presiden Republik Indonesia NYUAP? Bukannya SUAP ini termasuk KORUPSI ya? ๐ค
BERARTI WAKIL PRESIDEN KITA TERLIBAT KORUPSI DONG YH? WADDUUUHH... ๐ค๐ซต๐ซต
SEKALI LAGI, BERARTI KALO BENER NYUAP, WAPRES KITA KORUPSI DONG??? ๐คโ๏ธ
Ibu Desi sama Ibu Yuyun ini polos sekaliiiii.
Ngomong di depan kamera kalau dibayar 100 ribu.
Terus ke media nasional pula.
Ini koordinatornya gak briefing dulu gimana ngadepin media???
๐๐คฃ๐๐คฃ
๐จ JUST IN: Ingat muka mahasiswa ini? Namanya Abdi, Mahasiswa UBK yg sempat bertemu Wapres Gibran di Istana.
Turns out, BEM mereka menerima uang suap dari uang Rakyat sebesar 300 juta.
IYA 300JUTAAA, DAN ABDI INI DAPET SEKIAN PERSENNYA. DUNIA UDAH GILAAA
#IndonesiaGelap
ketua DPRD Malang, Amithya:
"saya sebagai pimpinan DPRD kota Malang menyampaikan mohon maaf sebesar-sebesarnya atas keresahan yg harus teman-teman alami"
kalimat yg hampir ga pernah kita dengar keluar dari mulut pemerintah nowadays
"SAYA SEPAKAT UNTUK MEMBERHENTIKAN MBG" ๐ฅ
PIUTANG PLN KE PEMERINTAH NAIK 156%.
ARTINYA PEMERINTAH NUNGGAK BAYAR KE PLN SEHINGGA PLN TIDAK PUNYA DUIT.
TIDAK PUNYA DUIT SEHINGGA TIDAK BISA BEKI BATUBARA
TIDAK BISA BELI BATUBARA, SUPLAI LISTRIK BERKURANG.
SIAP2 MENYALA BERGILIR
BUKAN PEMADAMAN BERGILIR
Dari foto laporan keuangan PLN yang beredar, ada satu angka yang langsung mencolok begitu kamu lihat.
Piutang dari Pemerintah tercatat Rp 110,738 triliun di periode terbaru, naik drastis dari sebelumnya Rp 43,290 triliun. Kenaikannya lebih dari 156% dalam satu periode.
Bukan naik tipis. Ini lonjakan yang sangat besar dan perlu dijelaskan.
PLN adalah perusahaan negara yang menjual listrik ke rakyat dengan tarif yang tidak selalu mencerminkan biaya produksi sebenarnya.
Untuk pelanggan rumah tangga 450 VA dan 900 VA bersubsidi, PLN menjual listrik jauh di bawah harga pokok produksinya.
Selisihnya ditanggung pemerintah dalam bentuk subsidi dan kompensasi.
Tapi pemerintah tidak selalu bayar langsung.
PLN dulu bayar dulu ke produsen energi, ke kontraktor, ke supplier batu bara dan gas, lalu nagih ke pemerintah belakangan. Tagihan yang belum dibayar pemerintah ini yang dicatat sebagai "piutang dari pemerintah" di neraca PLN.
Sederhana:
PLN sudah keluar uang, tapi pemerintah belum bayar.
KENAPA ANGKANYA BISA MELEDAK SEGITU?
Ada beberapa faktor yang menjelaskan lonjakan ini.
pertama adalah program diskon listrik 50% Januari-Februari 2025. Pemerintah mengumumkan diskon tarif listrik untuk seluruh pelanggan di bawah 2.200 VA selama dua bulan. Biayanya ditanggung negara tapi dibayar PLN dulu. Total tagihannya saja sudah Rp 13,61 triliun hanya dari program dua bulan itu.
kedua adalah mekanisme pembayaran yang lambat. Selama ini pemerintah membayar kompensasi ke PLN per tiga bulan atau bahkan per enam bulan sekali. Artinya PLN harus talang dulu berbulan-bulan sebelum uangnya balik. Semakin lama jeda bayar, semakin besar piutang yang menumpuk.
ketiga adalah subsidi dan kompensasi yang terus membengkak. Pada 2025, realisasi subsidi dan kompensasi listrik sudah menyentuh lebih dari Rp 210 triliun. Sementara tarif dasar listrik tidak naik karena alasan politik. Selisih antara biaya produksi dan tarif yang dibayar rakyat inilah yang jadi beban yang terus menumpuk.
DARI MANA PEMERINTAH BAYARNYA?
Sumber pembayarannya ada di APBN, tepatnya dari pos Belanja Subsidi dan Kompensasi Energi. Pada 2024 saja, total subsidi dan kompensasi energi (BBM, gas, listrik, pupuk) mencapai Rp 434,3 triliun. Khusus listrik yang dikompensasi, salah satu contohnya adalah pelanggan 900 VA non-subsidi yang mendapat kompensasi Rp 400 per kWh, artinya dari harga seharusnya Rp 1.800 per kWh, mereka hanya bayar Rp 1.400 per kWh. Selisih Rp 400 itu ditanggung APBN, dan ada 50,6 juta pelanggan yang masuk kategori ini.
Masalahnya bukan soal ada atau tidak anggarannya.
Masalahnya adalah timing pencairannya.
Komisi XI DPR sempat melaporkan bahwa kompensasi kuartal I-2025 untuk PLN senilai Rp 27,6 triliun belum dibayarkan.
Bahkan ada tagihan 2024 yang dibebankan ke APBN 2025. Jadi tagihan lama belum lunas, tagihan baru sudah datang.
PLN yang punya piutang besar tapi belum cair ini berdampak ke kemampuan perusahaan membayar supplier dan produsen listrik swasta tepat waktu.
Kalau pembayaran ke IPP terlambat, ada risiko gangguan pasokan.
Dalam jangka panjang, ini juga mempengaruhi rating kredit PLN dan kemampuan pinjam untuk investasi infrastruktur.
Untuk kita sebagai pelanggan, selama tarif listrik tidak disesuaikan dengan harga pokok produksi, maka subsidi dan kompensasi akan terus menggelembung, piutang PLN ke pemerintah akan terus naik, dan beban APBN akan semakin berat.
Ada wacana perbaikan skema pembayaran menjadi bulanan agar piutang tidak menumpuk terlalu lama.
Tapi selama tidak ada reformasi tarif dan pembenahan kontrak IPP, akar masalahnya tetap ada.
Rakyat bayar murah.
PLN tombok dulu.
APBN yang bayar belakangan
Dan siklusnya terus berulang setiap tahun
APAKAH KEDEPANNYA BENERAN GELAP?
pendapat Guru Gembul soal Prabowo:
- Pecundang yang hanya menang sekali karena curang
- Pengkhianat prinsip sendiri semua kritikannya dulu kini dilakukannya
- MBG bukan untuk rakyat, tapi untuk bagi-bagi kekuasaan ke lingkar dalam
- Kabinet paling gemuk sepanjang sejarah, padahal dulu kritik kabinet SBY gemuk
- Deforestasi naik 166% padahal dulu vokal kritik SBY soal penggundulan hutan
- Paling banyak kunjungan luar negeri, padahal dulu mau coret anggaran ke luar negeri
- Anggaran kesehatan dipotong 15%, pendidikan 44% padahal janji gratis
- Dinasti politik dipeluk, padahal dulu sebut nepotisme musuh demokrasi
- Rupiah anjlok karena kebijakannya sendiri, tapi bilang rakyat desa tidak pakai dolar
- Semua program ujungnya satu: melanggengkan kekuasaan yang susah payah didapat
- dadan disalahin korupsi MBG
- padahal dia yang ngangkat dadan harusnya dia udah tahu bibit,bebet,bobotnya
Ketika mengetahui kabar akan ada mahasiswa Trisakti yg akan demo.
Semalam hingga pukul 00.00 lebih,
Teddy Indra Wijaya diketahui mengadakan pertemuan di depan kantor seskab dengan Ketua Umum GRIB Jaya, Hercules.
Di sisi lain, Hercules sebelumnya pernah menyatakan, bahwa jika ada pihak yg mengganggu pemerintahan Prabowo, maka akan berhadapan dengan GRIB.
Mereka bukan cuma punya serdadu aparat, tetapi juga memelihara preman.
Sekuat apa mereka melawan rakyat??๏ฟผ
ccthread:alfianzhy