Mau kasih tips dunia perkontenan, kali ini belajar dari Irfan Ghafur. Kenapa harus? ⬇️
- Konsisten ngonten dari 2016
- 4.1M followers Tiktok, 1.3M followers IG, 2.8M subscriber YT
- Collab sama banyak brand/influencer bahkan club bola Bayern Munchen
Likes dulu. Yuk kita bahas💡
Ohiya ketinggalan, bersyukur itu WAJIB, improve hidup itu HARUS, bukan cuma sekedar “materi” tapi juga “sifat, sikap, dll”
Jadi gausah dikit-dikit bilang ribet karena “standar sosmed atau standar tikt*k”
Jauh sebelum ada sosmed pun, manusia WAJIB DAN BERHAK JADI LEBIH BAIK
Jujur mulai eneg ama orang yang dikit-dikit mukul rata semua pernyataan atau pendapat dengan “halah standar sosmed, halah standar TikT*k”
Please bgt ini ya, ada yg namanya “LIFE SKILL dan BARE MINIMUM” hidup sebagai manusia baik LAKI-LAKI ataupun PEREMPUAN.
DAAAAN SATU LAGI
eneg sama orang yang gamau diatur atau gamau ikutin aturan atau gamau improve hidup lalu berlindung dibalik kata-kata “MAKANYA GAUSAH KEBANYAKAN NGIKUTIN STANDAR SOSMED ATAU TIKT*K BIKIN PUSING DIRI SENDIRI KAN”
Seorang bapak bisa “rela” kalo anak perempuannya ga nurut sama bapaknya sendiri.
Tapi (kebanyakan) gaada bapak yang rela kalo anak perempuannya ga nurut sama suaminya.
Pak, sebesar itukah rasa sayang dan ikhlasmu?
@Askrlfess I think man shouldve learned this, ak sbg cewe sgt approve cara beliau, mungkin bs dipahami dr sini, show your empath if it comes to woman, gosah bawa jawaban logis atau apalah, dengerin aja, lalu berempati 😁