@NurulAi14459911 @Andriz__16 @Pain_idn brarti sudut pandang anda terlalu sempit dan hanya berkutat pada jujur/bohong tanpa meluas kepada pantas/tdk pantas. harusnya jika itu perkataan yg menyakitkan hendaklah kita menyimpannya dlm hati & jgn beritau pada si pasien. salam satu aspal!
@Pain_idn Pain, benarkan dulu cara berfikirmu. Indonesia ini ada berkat suku2 di nusantara atau suku2 di nusantara ini ada berkat Indonesia? Jadi, bangsa Indonesia ini sejak kapan? Sejak '45 kah? Sejak sumpah palapa kah? Atau kapan?
@NurulAi14459911 @Andriz__16 @Pain_idn Jika ada pasien kanker stadium akhir dan divonis umurnya tidak lebih dr 1 bulan. Apa kita hrs mengatakan yg sejujurnya kpd pasien? Apakah tega?
Tdk masalah tempat kita dijadikan medan perang oleh AS-China, biarkan mereka bertempur disini. Setelah muncul satu pemenang dan kelelahan, baru sama2 kita sikat hulk
Cc : Arya Wiraraja (guru Raden Wijaya) https://t.co/5dc1HqWkR1
@Hulk_idn@prabowo Negara Indonesia yg melahirkan rakyat2 Indonesia ATAU rakyat2 Indonesia yg melahirkan Negara Indonesia?
Jangan terbalik cara berfikirmu hulk!! Seolah olah kita yg membutuhkan pemerintah, harusnya pemerintah yg butuh kita
@Hulk_idn@prabowo Satu lagi hulk, rakyat Indonesia gak butuh persaingan global. Karna tanpa bersaing pun, rakyat Indonesia sdh bisa mencukupi kebutuhannya sendiri
#2019golput
@Hulk_idn@prabowo Hulk, apa km masih percaya pada pemerintah? Padaal sejak dulu pemerintah telah menyengsarakan rakyat kecil sprt saya.
Skrg ini, ada/gak ada pemerintah kondisinya tetap sama. Mending hidup tanpa pemerintah! Wong pemerintah itu kerjanya cuma menyusahkan rakyat tok!!
Positifnya : dalang adalah kasta yg tertinggi dr suatu peristiwa. Karna dianggap yg punya otak, tapi yg lain tdk punya :v heu..heu https://t.co/Ua9prEupqx
Permohonan pd Pak Kapolri Jenderal Tito dll, ke depan pada kasus2 terorisme (tp semoga tidak ada lagi) otaknya jangan disebut "Dalang", Pak. Digilir saja dgn sebutan "Sutradara", "Koreografer", "Pengarah Acara" dll. Biar adil sama2 kena getahnya Pak
Jangan bicara dgn data. Data hanya ada gunanya dalam masyarakat berakal. Ketika masyarakat masih repot berasa, kantongilah datamu untuk kamu simpan sendiri sevalid apa pun datamu. Mulailah bicara dgn rasa pula, wahai kaum intelektual yg menyangka paling berdata di negeri ini.