Aroma makanan dari area barbeque pun bercampur dengan udara dingin pesisir selatan. Sementara suara tawa selama permainan, obrolan santai, dan candaan antar π³πͺπ₯π¦π³ mulai memenuhi malam setelah seharian penuh mengeksplorasi kawasan Geopark Ciletuh.
[ https://t.co/uF1PrNHCdc ]
Aspal yang sempit, udara lembab, serta pepohonan rindang di sepanjang jalan, sesekali bercampur dengan suara ombak samar di kejauhan. Di beberapa titik yang kalian lalui pun, suara aliran air dari area curug yang tersembunyi di balik pepohonan juga turut terdengar.
... menciptakan nuansa yang jauh lebih tenang dibanding suasana laut sebelumnya.
ππ’π§π¦π΅πΊ ππ§π§πͺπ€π¦π³ pun sedikit menjelaskan perihal Curug Cimarinjung sejauh yang ia tahu. Bagaimana curug tersebut berawal dari nama Curug Goong ...
Menjelang sore, kalian kembali membawa motor kalian dan perjalanan pun kembali dilanjutkan menuju Curug Cimarinjung yang berjarak cukup dekat dari penginapan. Disini, kalian akan melakukan eksplorasi singkat di kawasan air terjun.
... tetapi waktu memang memaksa kalian untuk meninggalkan area Pulau Kunti. Ombak kecil pun membawa perahu kalian bergerak naik dan turun, terasa seperti sebuah ayunan kecil yang bila saja mabuk lautβtamatlah sudah.
[ https://t.co/aoGvq5W2cR ]
... dan panorama tebing serta pulau batu di sekitar perairan Pulau Kunti. Meskipun diantara kalian, ada yang merasa cukup menikmati pemandangan dari atas perahu saja tanpa berenang.
... selama tidak menginjakkan kaki di pantainya, kenapa dinamakan Kunti?β
βBukan karena ada Kuntilanak,β pemandu tertawa. βTapi, karena disana ada komplek batuan Konglomerat yang ketika rongganya dihantam ombak akan mengeluarkan suara kayak orang ketawa.β
... menuju kawasan Pulau Kunti untuk membawa kalian kepada π΄π―π°π³π¬π¦ππͺπ―π¨ π΄π¦π΄π΄πͺπ°π―. βPulau itu tidak berpenghuni dan luasnya sekitar kurang dari satu kilometer persegi aja.β
5. Sebenarnya fi gua ke mereka sama semua, di awal kaya manusia waras ternyata makin ke sini suka bikin gua jadi orang paling sabar di dunia karena memang gua anaknya penyabar