Kenapa sloganya hanya Swasembada dan Ketahanan pangan. Bukan kemandirian pangan. Apa mungkin sengaja dibuat secara sistematik, di biarkan hidup tapi sesungguhnya tidak hidup. Dilemahkan dengan di sodorkan hal-hal yang instan dan sintetis. Sungguh ironi namun adakah solusi?