innalilahi wainnailaihi roji'un 💔🥀
turut berduka cita dan selamat jalan pak nurdin 03 KLB 🥀🥀
jasamu akan selalu abadi dihati rakyat.
terimakasih dan selamat jalan pak🥀
Nasib nahas menimpa pasangan lansia buta huruf asal Pekalongan, Jawa Tengah, Dayat (77) dan Darmi (63), yang kehilangan jatah Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) sejak awal tahun akibat data kependudukan mereka terindikasi judi online.
Ironisnya, pasutri yang tergolong kelompok sangat miskin (desil satu) itu bahkan tidak memiliki ponsel, melainkan menjadi korban penyalahgunaan identitas KTP oleh pihak tak bertanggung jawab hingga bantuan senilai Rp600.000 per tiga bulan yang menopang hidup mereka terpaksa terhenti.
Simak berita selengkapnya di https://t.co/12KzHzegth, BeritaSatu TV, YouTube BeritaSatu dan unduh aplikasi BeritaSatu di iOS dan Apps Store!
#BeritaSatu #SaatnyaMajuBersama #Bansos #JudiOnline #Pekalongan #Viral #Lansia #Pasutri #KTP #Judol
Orangutan jantan dewasa, ditemukan warga dalam kondisi lemas dan tidak sadarkan diri di sekitar kebun sawit warga di Desa Laman Satong, Ketapang.
Diduga bergeser dari habitatnya akibat karhutla, Sampurna ditemukan dalam kondisi mengalami gangguan pernapasan setelah terpapar asap pekat selama beberapa hari. Tim BKSDA Kalbar bersama YIARI langsung melakukan evakuasi. Sampurna mendapat bantuan oksigen dan infus sebelum dibawa ke pusat rehabilitasi YIARI untuk menjalani pemeriksaan dan perawatan lebih lanjut.
Kepada menteri hutan @RajaJuliAntoni
Dan kepada mentri LHK @jumhurhidayat
dan kepada @prabowo
PERINGATAN DARURAT
ORANGUTAN KALIMANTAN DI AMBANG KEPUNAHAN TOTAL!
Sampai Kapan Rumah Mereka Dihancurkan?
KAPAN SEMUA ini BERAKHIR? Apakah kebakaran hutan ini yang duluan usai, atau nyawa kami yang lebih dulu melayang? 😭
Kalimat pilu itu seolah terpancar nyata dari matanya. Beredar video memilukan yang memperlihatkan sesosok Orangutan Kalimantan berjalan sempoyongan, lemas, dan terkulai saat terpaksa memasuki kawasan pemukiman warga. Satwa endemik kebanggaan Indonesia ini melarikan diri bukan karena ingin mengganggu manusia, melainkan karena paru-parunya sudah tak kuat menghirup asap pekat dan rumahnya di rimba gambut telah hancur luluh lantak dibakar!
Orangutan kini BENAR-BENAR TIDAK LAGI PUNYA TEMPAT AMAN di Republik ini!
Realita Pahit & Rincian Tragedi Ekologis Kalimantan wak.
1. Tragedi Habitat Gambut & Kepunahan Massal
Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kalimantan bukan sekadar bencana asap bagi warga lokal, tapi merupakan pembantaian sistematis terhadap keanekaragaman hayati. Orangutan Kalimantan yang statusnya sudah Sangat Terancam Punah kini kehilangan ribuan hektar ruang hidupnya hanya dalam hitungan hari.
2. Konflik Satwa-Manusia & Ancaman Kematian
Ketika hutan terbakar habis dan sumber makanan lenyap, orangutan yang selamat terdesak masuk ke perkebunan dan desa warga. Di sinilah ancaman baru muncul: dari risiko mati kelaparan, terserang penyakit ISPA berat akibat asap pekat, hingga ancaman konflik fisik dengan manusia atau perburuan liar.
3. Di Mana Tanggung Jawab & Ketegasan Hukum?
Pola pembakaran hutan gambut yang terus berulang dari tahun ke tahun membuktikan satu hal wak, perlindungan kawasan konservasi dan penegakan hukum terhadap oknum/korporasi pembakar lahan MASIH SANGAT TUMPUL!
• Mengapa ruang hidup satwa lindung selalu digadaikan demi pembukaan lahan baru?
• Sampai kapan negara membiarkan ikon kebanggaan dunia ini punah pelan-pelan hanya demi keserakahan ekonomi jangka pendek?
Orangutan tidak bisa bersuara membuat petisi atau turun ke jalan menggelar aksi. Merekalah korban paling tidak berdaya di tengah bencana Karhutla ini!
Jangan biarkan jeritan dan kehancuran rumah orangutan berlalu begitu saja tanpa ada tindakan radikal dari pemerintah dan aparat penegak hukum!
"Pendukung Prabowo jangan berharap Prabowo memperbaiki bangsa ini. Kalau Prabowo memperbaiki bangsa, matahari terbit dari Barat. Saya tidak berharap"
#RakyatBangkitRevolusi#RakyatBangkitRevolusi
Harga diri seorang ayah tidak bisa diukur atau tdk bisa dibayar dengan Hukum sekalipun... Anak tetaplah anak, walaupun nyawa sebagai gantinya, itulah seorang Ayah