1) Kerja pas jam kerja doang, gak pernah lembur, gak pernah disuruh kerja di luar jam kerja,
2) Walkable city. Rumah, klinik dokter spesialis, klinik dokter gigi, taman bermain anak-anak, sekolah SD-SMA, supermarket, semua terjangkau dengan jalan kaki.
3) Sekolah TK-SMA sama sekali tidak ada biaya. Baru bayar UKT pas S1. Kalau lanjut S2 dan S3 bisa tanpa biaya, digaji malah karena itungannya kerja.
4) Dengan effort yang sama, bahkan jam kerja lebih sedikit, gaji yang didapat jauh lebih banyak daripada di Indonesia.
5) Karena jam kerja lebih sedikit, waktu sama keluarga jadi lebih banyak. Karena jalan kaki, gak stuck commuting dan macet di mobil, pulang kerja sekalian jemput anak-anak, langsung sampai rumah.
6) Aman. Laptop ketinggalan di bis, ketika bis itu muter 1 rute balik lagi, laptopnya masih ada, gak tersentuh.
***
Intinya, banyak beban pikiran yang hilang.
@jokowi Selamat hari pendidikan dimana guru atau dosen dijadikan cuma sbg pendidikan, kalah sama politik. Padahal kalau lihat negara2 maju, pendidikan adalah prioritas utama. Kecuali mas gibran sih, punya orang dalam.
@putraborneo05@faizalassegaf Serius? Kamu kemana aja selama ini? Saya tidak bicara NU, saya hanya bicara ttg Muhammadiyah. Muhammadiyah dari dulu jg mengkritik ttg kebijakan negara. Kamu kemana aja selama ini? Tidur?
@faizalassegaf Hah????? Hey pak negara malah hutang Muhammadiyah sampai saat ini. Muhammadiyah tdk pernah minta2 dr negara. Anda kemana aja? Helooo....Percuma nama kamu keturunan arab tp nol pengetahuan.
@sunabati24 @barbieburuh Kamu ini baru bangun tidur mas? Tuh pantengin akun lazismu yg menawarkan beasiswa anak2 yg tidak mampu. Tdk hanya itu di Muhammadiyah jg dikembangkan training untuk kuliah ke LN bg S2 & S3, itupun GRATIS. Trainingnya apa aja, bisa lht di akun MSPP.
@sunabati24 @fajarnugros Ngawur, keluarga saya salah satu pewakaf tanah ke Muhammadiyah dari sejak buyut saya sampai saat ini. Dan tanah tersebut tdk dikelola lgsg oleh pimpinan pusat tp ttp pimpinan ranting dan bisa berkembang mjd masjid, sawah, dll. Itu terjadi di Desa saya. Jgn fitnah sembarangan.
@sunabati24 @omferiy @fajarnugros Ada mas RS Muhammadiyah Aisiyah di Bojonegoro, kalau kita mengajukan keringanan dg rekomendasi pimpinan ranting atau cabang itu gratis. Saya sering melayani pasien yg seperti itu karena saya pernah bekerja di salah satu RS Muhammadiyah Bojonegoro.