Rincian Kontrak Pengadaan Semir & Sikat Sepatu BGN (Data LKPP):
Semir:
PT Gajah Mitra Paragon โ Rp 610.231.050
PT Tempa Bersama โ Rp 230.158.500
CV Globalindo Garment Industries (semir hitam) โ Rp 74.646.000
PT Bijee Galang Indonesia (semir padat) โ Rp 136.104.540
Hexagen Indo Global (semir hitam) โ Rp 67.056.990
PT Arrnic Setiajaya โ Rp 133.326.050
Sikat Semir:
PT Arrnic Setiajaya โ Rp 34.657.700
CV Globalindo Garment Industries โ Rp 19.404.000
Hexagen Indo Global โ Rp 17.431.260
PT Tempa Bersama โ Rp 59.829.000
PT Bijee Galang Indonesia โ Rp 35.379.960
PT Gajah Mitra Paragon โ Rp 158.627.700
Total nilai kontrak: Rp 1.576.852.750
Nikmat mana lagi yang engkau dustakan wahai karyawan embege ?
6 jt perhari โ
Motor listrik โ
Kaos kaki โ
Piring dan sendok โ
Rumah subsidi โ
Terus besok apa lagi yaa ?
List kekacauan musim ini:
Leoni cedera ACL
Isak cedera 4 bulan
Frimpong tiba-tiba jadi injury prone
Alisson cedera tahunan
Szobo tengil ke fans sendiri
Beli Jacquet buat musim depan malah cedera
Ekitike cedera achilles sampai akhir musim
Salah dicadangkan
Gakpo main terus
Slot bajingan
Ya Allah nemu seller lain di Ali Baba jual Motor BGN cuma 7 juta!!!! ๐คฏ๐คฏ๐คฏ๐คฏ
BUSET disini juga 56 juta itu gimanaaaa, masak harganya 8x lipat ๐คฌ๐คฌ๐คฌ๐คฌ๐คฌ๐คฌ
Guys, ini baru keluar dan gue rasa ini salah satu berita paling penting soal MBG yang perlu semua orang tahu.
BGN beli 21.000 motor listrik untuk program MBG. Tanpa laporan ke DPR.
Tanpa persetujuan Kemenkeu.
Dan kantornya distributor motor itu belum jadi.
Baca lagi.
Kantornya belum jadi.
Tapi motornya sudah ada di Indonesia.
Kronologi yang perlu lo tahu:
2025 Menkeu Purbaya sudah menolak pengadaan motor listrik ini.
Secara resmi.
Diblokir.
2026 BGN tetap beli.
21.000 unit.
Sudah masuk ke Indonesia.
Komisi IX DPR tidak pernah dikonsultasi.
Tidak pernah dapat laporan.
Tidak pernah diminta persetujuan.
Kalau disampaikan ke kami di sini, pasti akan kami tolak, kata Wakil Ketua Komisi IX Charles Honoris.
Dan ini yang paling bikin gue speechless.
Charles bilang dia nonton video dari salah satu media dan yang dia lihat adalah:
kantor distributor motor listrik itu belum selesai dibangun.
Tapi di dalamnya sudah disiapkan satu SPPG Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi yang akan beroperasi di sana.
Terjemahannya:
motor sudah dibeli,
distributor sudah ditunjuk, l
okasi SPPG sudah disiapkan
semua sebelum kantornya selesai dibangun.
Something fishy, kata Charles.
Dan gue setuju.
Pertanyaan yang harus dijawab:
Satu siapa yang beli?
BGN beli 21.000 unit motor listrik.
Dari merek apa?
Importir mana?
Harganya berapa per unit?
Total anggarannya berapa?
Dua dari anggaran mana?
Kalau Kemenkeu sudah blokir di 2025 dari mana uangnya keluar di 2026?
Ada pos anggaran yang tidak terpantau?
Tiga siapa distributornya?
Kantornya belum jadi tapi sudah jadi distributor resmi pengadaan pemerintah itu bisa terjadi hanya kalau ada yang melindungi di belakang.
Empat kenapa motor listrik untuk program makan bergizi gratis?
SPPG adalah satuan dapur kepala dapurnya butuh motor untuk apa?
Untuk koordinasi antar lokasi?
Oke, mungkin.
Tapi 21.000 unit?
Tanpa laporan ke DPR?
Ini bukan soal motor listriknya.
Ini soal tata kelola yang berantakan dari program yang anggarannya Rp71 triliun per tahun.
Kalau pengadaan motor saja bisa bypass Kemenkeu, bypass DPR, masuk diam-diam, dan kantornya belum jadi apa lagi yang bisa bypass dengan cara yang sama?
Dan ini yang paling menyakitkan:
Program MBG lahir dari niat mulia memberi makan anak-anak Indonesia yang kekurangan gizi. Itu niat yang tidak bisa diperdebatkan kebenarannya.
Tapi niat mulia yang dieksekusi dengan tata kelola yang kotor ujungnya bukan anak-anak yang kenyang. Ujungnya distributor motor yang belum punya kantor yang panen.
Dan yang rugi? Sama seperti biasa.
Rakyat yang bayar pajak.
Dan anak-anak yang harusnya dapat makan bergizi tapi anggaran programnya habis di jalan.
Senin 13 April 2026 BGN dipanggil Komisi IX DPR.
Dan gue harap DPR kali ini tidak cuma memanggil tapi benar-benar minta jawaban yang konkret dan transparan.
Karena kalau rapat Senin itu berakhir dengan jawaban normatif dan tidak ada yang dipecat atau diselidiki berarti kita semua tahu ceritanya akan ke mana.
Ingat ya MBG dalam satuan Mbappe itu kurang lebih 2 hari. MBG 1,7T sehari, harga pasar Mbappe โฌ180juta (Rp 3,12 T).
Dalam 2 hari MBG, kita bisa membeli 1 Mbappe. Masih ada kembalian 280M.
Kalau dihitung sampai 5 April ada 416 hari efektif. Berarti Indonesia udah punya 226 Mbappe. Kembali 660M.