Aksi ini adalah bukti pula bahwa rakyat Wadas berani untuk membela hak-haknya, dan berani menyuarakan kebenaran melalui gerakan massa.
#WadasMelawan#BendunganBenerOraBener
Aksi massa warga Desa Wadas Kab. Purworejo Jateng menolak penambangan material untuk pembangunan Bendungan Bener yang akan merampas dan merusak ruang hidup mereka. Warga melakukan long march dari Jembatan Janti ke Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Serayu Opak, Yogyakarta.
Penambangan ini pun tidak didasarkan pada izin pertambangan, melainkan pada pengadaan tanah bagi pembangunan untuk kepentingan umum, padahal jika mengacu UU No.2 Tahun 2012, pertambangan bukanlah termasuk/bagian dari definisi "kepentingan umum".
Penambangan batuan (quarry) pun tidak sesuai dengan penetapan Rencana Tata Ruang Daerah (RTWT) Kab. Purworejo, karena daerah yang akan ditambang seharusnya diperuntukkan sebagai perkebunan penghasil pangan.
Demi memuluskan ambisinya, rezim hari ini pun menerobos aturan hukum yg berlaku. Daerah yang rawan longsor dan kekeringan ini dipaksakan untuk dikeruk. Dokumen amdal yang menjadi landasar proyek Bendungan Bener tidak pernah disusun dengan melibatkan warga terdampak.
Aksi ini adalah bukti bahwa rezim hari ini menempatkan rakyat tidak sebagai subjek, melainkan objek pembangunan. Demi pembangunan infrastruktur untuk pertumbuhan ekonomi, hak dasar rakyat dilanggar dan lingkungan hidup dirusak.
Ikuti diskusi publik
RUU PERTANAHAN DAN PROBLEM AGRARIA DALAM TINJAUAN EKOPOL DAN TEOLOGI
Jumat, 25 Oktober 2019
Pukul 18.30
Di Selasar Barat Fisipol UGM
Mari datang, cermati, kritisi, dan rumuskan arah gerak untuk bertindak!
Wassalamu'alaikum wr.wb.
Jayalah perjuangan massa!
Masalah ini makin runyam dengan adanya RUU Pertanahan yang akan mengancam tanah rakyat atas nama pembangunan dan investasi. Bagaimana sudut pandang masalah ini jika ditinjau dan ekopol dan teologi? Apa kira-kira jalan keluar dari problem agraria di Indonesia?
Assalamu'alaikum wr.wb.
Salam demokrasi!
Masalah agraria di Indonesia tak kunjung usai. Mulai dari konflik agraria, krisis pangan, perusakan lingkungan hidup, kriminalisasi petani, dsb.
SERUAN AKSI MASSA
β BANGUN PERSATUAN RAKYAT, PERHEBAT PERLAWANAN TERHADAP
KEBIJAKAN ANTI-RAKYAT REZIM BONEKA IMPERIALIS JOKOWI-MAβRUF β
Minggu 20 Oktober 2019, Pukul 9.00 di Bunderan UGM Yogyakarta
Front Perjuangan Rakyat (FPR) Yogyakarta
Bagaimanakah relasi antara gerakan mahasiswa dengan gerakan rakyat? Apa peranan mahasiswa dalam membangun gerakan rakyat?
Ayo ikuti diskusi rutin kami mengenai "Relasi Gerakan Mahasiswa dengan Gerakan Rakyat"
Jumat, 18 Oktober 2019
15.00 WIB - selesai
Di Selasar Barat FISIPOL
Gerakan mahasiswa telah terbukti mewarnai sejarah perubahan sosial di Indonesia. Namun perubahan sosial sejati tentu tak bisa hanya melalui gerakan mahasiswa saja. Gerakan rakyat yang sadar dan terorganisir adalah syarat dari perubahan sosial yg sejati itu.
Tuntutan aksi tersebut antara lain:
(1). Hentikan segala bentuk monopoli dan perampasan tanah yang menjadi akar dari seluruh permasalahan rakyat Indonesia,
(2). Usut tuntas tindakan kekerasan aparat terhadap pelajar, mahasiswa, dan masyarakat Indonesia,