Kamu udah tau blum?
– Fakta 1
Tujuan utama MBG adalah menurunkan stunting
– Fakta 2
Provinsi dengan tingkat stunting tertinggi ada di pulau Papua
Tapi faktanya cuman 1% dapur MBG di papua 💀
@IraninIndonesia@MoBoroujerdi Si gembrot bodoh ini sudah lancang memfitnah negara iran mempunyai senjata nuklir dan satu lagi si gembrot bodoh ini anti iran dan pro Amerika dan Zionis dan saya curiga si gembrot bodoh ini agen Mossad
@IraninIndonesia@MoBoroujerdi WNI support pemerintah Iran untuk menuntut permintaan maaf resmi dari gembrot yang bertitel presiden Indonesia atas bacotan gobloknya soal nuklir Iran 🫰🏻
@IraninIndonesia@MoBoroujerdi Ga usah dimaafin Pak Dubes, soalnya itu presiden emg zionis dan suka memfitnah, rakyatnya sendiri aja difitnah londo ireng kok
HI AGUSTUS ❤️🔥❤️🔥🚨🚨‼️‼️
BEM TRISAKTI memulai aksi dengan membuat MURAL KERENNN yang menyindir para tikus berdasi. AMAZEDDD sama hasilnya, keren bangettt kann??!!
kita mulai agustusnya yaa, kawal terus perjuangan ❤️🔥❤️🔥❤️🔥
GUBERNUR BIRAHI KEKUASAAN
Lihat gubernur yang sudah birahi berat mau jadi presiden ini wak.
Di Jakarta, dia rela jauh-jauh datang menjumpai Security ini cuma demi bikin konten pencitraan seolah peduli rakyat.
Tapi di Jawa Barat, ada RIBUAN kepala keluarga lagi berdarah-darah mempertahankan tanahnya dari konflik agraria, dia malah HILANG & BUNGKAM! Biawak gak tuh
INGAT, yang dibutuhkan rakyat dari seorang Gubernur itu TANDA TANGANNYA, bukan KONTEN SAMPAHNYA.
Satu korekan pulpen lewat keputusannya bisa menyelamatkan puluhan ribu nasib rakyat wak. Tapi dia lebih memilih jalan menjij*kkan, mengeksploitasi penderitaan manusia demi ambisi politik pribadinya.
Masih ingat kan dia bisa naik dan makin meroket jadi Gubernur karena apa? Karena konten mengeksploitasi kasus almarhumah Vin*! Semua hal dijadikan komoditas konten, berbulan-bulan setelah jadi Gubernur apa perna lagi dia peduli sama nasib para korban?
Apa kalian nggak mau belajar dari cara kerja PRIA PESUGIHAN b*jing*n itu? Polanya persis wak, cuma ganti kemasan aja!
Buat kalian pengguna X yang masih aja mendewa-dewakan model pemimpin eksploitasi manusia mending kalian pindah main TokTok aja deh. Akal sehat kalian belum kebuka!
Indonesia nggak butuh Pemimpin Konten, Indonesia butuh Kebijakan Nyata!
Kemarin Presiden Prabowo bicara soal londo ireng. Ternyata di Indonesia ada juga londo ireng betulan, namanya Tawalijn Sigar.
Dia lahir di Langowan sekitar 1790. Tahun 1829 Belanda kehabisan tenaga menghadapi Diponegoro, lalu merekrut pasukan bantuan dari Minahasa yang mereka sebut Pasukan Tulungan. Tawalijn ikut. Dia memimpin prajurit dari Balak Langowan, menyeberang laut ke Jawa, memerangi orang yang belum pernah dia temui.
Maret 1830 di Magelang, Diponegoro ditangkap. Tawalijn pulang membawa Militaire Willems-Orde kelas 4 dari Kerajaan Belanda.
Hidupnya naik terus sesudah itu. Tahun 1841 Pendeta Schwarz membaptisnya dan namanya berubah jadi Benjamin Thomas Sigar. Tahun 1848 Belanda mengangkatnya jadi Hukum Besar Langowan bergelar Majoor. Dia memerintah distrik itu dua puluh dua tahun.
Anaknya, Laurens Roeland, mewarisi jabatan yang sama. Cucunya jadi klerk kantor residen. Cicitnya, Philip Frederik Laurens Sigar, duduk di Dewan Kota Manado lalu jadi Sekretaris Residen. Empat generasi menanjak di dalam sistem yang ikut mereka tegakkan.
Anak Philip bernama Dora Marie Sigar. Tahun 1946 dia menikah dengan Soemitro Djojohadikoesoemo. Lima tahun kemudian lahir anak laki-laki mereka.
Anak itu sekarang Presiden Republik Indonesia. Dan kemarin, dia bicara soal londo ireng.
APAKAH INI SEBUAH KEBETULAN???
Sumber cerita:
https://t.co/RsmU28PU9U
https://t.co/Wt4YabTxvc
https://t.co/pMhmvG5zee
https://t.co/KoQML62HWB
https://t.co/alajCwS6Nu
• CELIOS mengirim surat ke Russell Group agar mempertimbangkan ulang rencana pendirian 10 Universitas Republik Indonesia.
• Menurut CELIOS, Indonesia tidak kekurangan kampus, tapi kekurangan investasi untuk:
-Dosen
-Riset
-Laboratorium
-Beasiswa
-Peningkatan kualitas kampus
• Indonesia sudah memiliki 4.303 perguruan tinggi, bahkan banyak yang belum terisi penuh.
• Jika ingin mencetak lebih banyak dokter, lebih efektif memperbesar kapasitas fakultas kedokteran yang sudah ada daripada membangun kampus baru.
• CELIOS menyoroti pemerintah masih menunggak sekitar Rp5,7 triliun tunjangan profesi dosen ASN.
• Di tengah anggaran negara yang terbatas, pembangunan 10 kampus baru dinilai berisiko memboroskan uang negara.
• CELIOS meminta Russell Group mendengar masukan dari akademisi Indonesia secara independen sebelum ikut dalam proyek tersebut.
Perkuat universitas yang sudah ada, bukan membangun universitas baru.
Setelah kemarin mengatakan rakyatnya yg kritis sebagai Londo Ireng, maka video lama ini jadi gambaran seorang yg begitu mudah berkata jahat ke rakyat, tapi ke Presiden AS yg ia pandang lebih tinggi kedudukannya, malah terkesan seperti "antek" yang butuh perhatian.
Eling yo pak.