Perwakilan masyarakat kembali hadir dengan tekad bulat untuk
menyampaikan aspirasi serta menyerahkan bukti-bukti baru terkait polemik Ijazah Jokowi.
Langkah ini merupakan bentuk kesungguhan publik dalam menuntut transparansi hukum yang nyata di Indonesia.
Source bitvonline
Cukup 10 tahun negeri ini di kuasai dinasti solo, yg dia pikirkan hanya keluarganya..bukan negara ini.
Ingat pesan bang napi...kejahatan akan muncul jika ada peluang dan kesempatan... Waspadalah!!
Prabowo Copot Kepala BGN Dadan Hindayana https://t.co/N8acALPh5x
Ikuti kronologi lengkap berita ini di https://t.co/cai4AXMJ1u
Langkah bagus agar orang yg merasa dekat dengan Presiden tidak sombong.
@NenkMonica Seharusnya bisa terbang jika massa jenis udara di dalam lebih ringan dr di luar. Tapi kalau sebaliknya (beban rakyat tambah berat utang banyak) apa bisa terbang ?
Pihak Jokowi tidak memperhitungkan bahwa dokter Tifa itu Dokter.
Dokter itu Ahli Penyakit Manusia Termasuk penyakit pada mata.
Kacamata yang dipakai seseorang itu bukan gaya-gayaan. Kacamata itu manifestasi mata yang bersangkutan mengalami gangguan refraksi akibat adanya kerusakan pada lensa matanya, atau kemampuan memandang objek. Jika gangguan memandang jauh disebut myop, gangguan memandang dekat namanya hyper metrop, gangguan jauh dan dekat namanya presbyop.
Jika seseorang di masa dewasa muda memakai kacamata maka besar kemungkinan gangguan refraksinya tipe myop, artinya apa? Artinya dia akan secara konsisten menggunakan kacamata karena persoalan gangguan memandang jauh ini sangat membutuhkan koreksi, ketika kuliah, berjalan, naik kendaraan, dan sebagainya.
Jika melihat bentuk lensa kacamata yang dipakai mahasiswa bernama Joko Widodo di foto ijazah, maka bisa diperkirakan Myopnya cukup tinggi.
Artinya tidak mungkin selama kuliah pakai kacamata lalu tiba tiba jadi tidak pakai.
Apalagi alasannya pecah dan tidak mampu membeli.
Berkaitan dengan kacamata ini, jika sidang, saya dengan senang hati sudah mempersiapkan daftar pertanyaan terkait dengan Gangguan Refraksi, Riwayat pemakaian, Dokter mata atau Refraksionis yang memeriksa, Optik tempat membeli kacamata, termasuk
Saya akan membawa DUA ORANG Saksi Ahli
Satu
Dokter Spesialis Mata Sub spesialis Refraksi, yang bukan cuma Dokternya memeriksa tetapi nanti Joko Widodo harus dilakukan Pemeriksaan dengan sekitar 11 Peralatan Ophtalmology yang ada di Rumah Sakit Mata yang meliputi:
Keratometer autorefractor
Phoropter
Lensmeter
Tonometer
Slit lamp bio microscope
Spec ular microscope
Cornwall tomography
Fundus camera
Optical Coherence Tomography
OCT Angiography
Ophtalmoscope
Humprey Visual Field Analyzer
OCT Optic Nerve
Optical Biometry
Dua
Jika kemudian Joko Widodo ngeles dengan mengatakan bahwa matanya bebas Myop karena sudah Operasi Lasik, maka saya akan hadirkan Dokter Spesialis Mata sub spesialis Cornea Refractive Surgery
Dan beliau akan memeriksa dengan alat-alat canggih seperti pachymetry, aberrometry, autorefractor keratometer, dan sebagainya yang memungkinkan untuk menilai jejas operasi di masa lalu.
Jadi, bagaimana?
Mau lanjut sidang?
Alat-alat canggih untuk memeriksa Mata Joko Widodo akan disiapkan.
Dan alat-alat canggih itu tidak bisa disuruh bohong.
P21 AKAN LAHIRKAN PAHLAWAN BARU
Jika sampai kasus Ijazah Palsu dipaksakan P21 -entah bagaimana cara dan butuh berapa banyak uang Jokowi untuk menggoalkan sidang,
Maka ini adalah siklus alam untuk lahirnya Para Pahlawan generasi baru
dr Tifa, Dr Roy Suryo, apalagi jika sampai disidang bertahun-tahun, lalu divonis bersalah dan dipenjarakan,
Nama mereka akan melambung tinggi bahkan sampai global.
Karena sidang akan disimak dengan penuh perhatian bukan hanya di Indonesia tetapi juga di seluruh dunia.
Bayangkan: Mantan Presiden melawan Ilmuwan, yang membuktikan dengan ilmiah, bahwa Ijazah yang digunakannya meraih jabatan Presiden, adalah Ijazah palsu!
Alih-alih niatan Jokowi untuk membumihanguskan dan menghancurleburkan nama mereka.
Malah persidangan, yang jika terjadi, akan makan waktu bertahun-tahun
Adalah panggung yang dahsyat dan menggetarkan, dan menghidupkan jiwa kebangsaan, amar ma'ruf nahi munkar, dan menggelorakan fastabiqul khairat.
Alih-alih memulihkan nama baik Joko Widodo, bahkan akan menjerumuskannya makin dalam ke jurang gorong-gorong.
Karena, panggung sidang akan dipakai dr Tifa dan Dr Roy Suryo, untuk menggelar hasil penelitian dan teman-temuannya yang terbaru, yang akan makin membuka Ijazah ini makin terang benderang, dari sejak tahun 2005 ketika mula pertama fotokopi Ijazah abal-abal dipakai meraih jabatan Walikota, 2012 Gubernur, dan 2014, 2019 menjadi Presiden.
Bahkan bukan sekedar itu. Dr Tifa dan Dr Roy Suryo akan menjelaskan secara panjang lebar, siapa Joko Widodo berkumis berkacamata yang fotonya ada di ijazah, yang lulusan SMA 6 Yogyakarta
Dan siapa Joko Widodo klimis tanpa kumis, rambut tipis agak botak, yang KKN dua kali tahun 1983 dan 1985. Yang kuliah di jurusan Teknologi Kayu yang tak pernah ada di muka bumi. Yang kebingungan membedakan antara Dosen Pembimbing Akademik dengan Dosen Pembimbing Skripsi.
Siapa orang ini sebenarnya. Akan terbuka di persidangan itu.
Penelitian kami sudah lengkap.
Demikian juga dengan penelitian para Ilmuwan yang lain: Dr Bonatua Silalahi. Dr Leony Lydia dkk, Prof Tono Saksono, Dr Ridho Rahma di, Prof Henri Subiakto, Profesor Zainal Muttaqien, Profesor Din Syansuddin, Begawan Rocky Gerung, Budayaaan Mohammad Sobary, dan Para Guru Besar Top Tier, si genius Topi Merah dll yang dengan senang hati akan membantu memberikan penjelasan sejelas-jelasnya.
Jika memang mau niat dan berani sidang.
Berikut video analisa saya berjudul "Rakyat gaduh : Presiden Prabowo 1 dari 6 hari berada di luar negeri ? 5 saran saya". Semoga didengar Pemerintah. Silahkan dikomentari, dibahas, disebarkan, dikutip & boleh juga diliput media. Salam, Dr. Dino Patti Djalal
Perasaan baru kemaren kak Tia berangkat, udah wisuda aja..
Inimah satu keluarga pendidikannya jelas semua dan gak kaleng² juga pendidikannya ❤️🔥
Nyaris aja kita punya PRESIDEN sekeren dan sehebat ini guys 🥰
PS mulai dikepung dan dikunci oleh Geng SOP
Saya dapat info bhw Jokower yang ada dalam pemerintahan sedang membangun kolaborasi dg koruptor yg lari ke luar negeri untuk membangun partai untuk dijadikan sayap kedua Geng SOP setelah Partai dinasti Solo yg sudah untuk mengepung PS.
Bahkan sudah mulai berhasil menempatkan orang-orang mereka di BUMN dan mulai berhasil.
Semua harus dibuka.
Kita berterima kasih kepada pembuat film “pesta babi” karena dari film itulah kita tahun siapa saja oligarki yang mendapatkan tanah di Papua.
Yang penting dibuka juga adalah pejabat dan mantan pejabat yg memberikan tanah tersebut ke mereka.