Seorang calon Polwan bongkar aksi bejat oknum polisi yang memperkaosnya berkali-kali sampai pingsan pada Selasa, 28 April 2026. Korban mengaku dipaksa melayani pelaku meski sudah tidak berdaya. Institusi Polri benar-benar diuji untuk mengusut tuntas kasus ini secara transparan.
MALANG – Kematian misterius delapan kucing dalam sepekan di Jalan Danau Singkarak III, Kelurahan Lesanpuro, Kedungkandang, Kota Malang, memicu keresahan warga. Korban tak hanya kucing liar, tetapi juga peliharaan.
Kejadian pertama pada Jumat (17/4/2026), lima kucing mati mendadak dengan gejala serupa—lemas, mulut berbusa, hingga kejang—diduga keracunan. Warga, Dian Tetera, kehilangan dua kucingnya meski sempat diberi pertolongan.
Empat hari kemudian, Selasa (21/4/2026), tiga kucing kembali ditemukan mati, termasuk dua kucing liar yang ditemukan dalam kantong kresek. Minimnya CCTV membuat penyebabpasti belum terungkap, sementara warga kini memilih mengurung hewan peliharaan mereka karena trauma.
Kasus ini viral di media sosial dan langsung ditindaklanjuti polisi. Kapolsek Kedungkandang Kompol M. Roichan mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan warga dan melakukan penelusuran.
Dari hasil awal, seorang warga, Muhammad Razak, menemukan kucingnya mati setelah mengalami gejala keracunan. Ia juga sempat menduga adanya zat mencurigakan pada makanan kucing yang beredar.
Total delapan kucing mati dalam dua kejadian terpisah. Hingga kini, polisi masih menyelidiki dugaan keracunan dan menyarankan pemeriksaan oleh dokter hewan untuk memastikan penyebab pasti.
Pembunuh diperlakukan bak pahlawan oleh polisi militer dlm sesi spt serah terima jabatan
Inilah TNI yg menjadi beking judi sabung ayam yg akhirnya tembak mati 3 personel polisi yg datang menggerebek. Militer yg salah selalu didiamkan era presiden2 dulu, dan skrg makin menggila