Bukan. Anda diserang bukan karena itu. Anda dikritik karena:
1. Tata kelolanya ngawur, rawan korupsi.
2. SPPG dimiliki oleh para pihak yg rawan konflik kepentingan seperti aparat, parpol dll.
3. Anda ga fokus ke yg benar2 membutuhkan. Minimal lakukan kajian akademis dulu sebelum eksekusi.
4. Anda memilih kepala BGN yg tdk kompeten, bahkan tidak punya latar belakang ahli gizi. Udah gitu korup pulak.
5. Makanannya ga berkualitas, bahkan banyak yg keracunan.
6. Masih banyak alasan lain, tapi yang jelas bukan karena anda mau ngasih makan anak indonesia. Jadi gausah dipelintir.
Terharu di-support penuh oleh FH UGM baik secara institusional maupun oleh dosen-dosennya seperti Mas Akbar.
Semoga ini jadi pembelajaran untuk pihak-pihak yang suka doxxing sembarangan, bahwa yg mereka lakukan jelas-jelas pelanggaran hukum. Kita bisa lawan!
Sebuah langkah balik yg tepat, juga contoh nyata sikap tidak membiarkan setiap usaha penyimpangan demokrasi berlalu begitu saja tanpa ditangkal. Semoga bisa jadi kesadaran bagi semua. Hormat utk bu dosen!
Hobinya seremonial dan kasi sambutan.
Kalo dikritik, tersinggungan lalu gas ke wa pribadi menuju doxxing.
Kerja nomer dua, nama baik adalah utama
Kalo melaju pake kendaraan, harus dikasi jalan
Kalo berobat harus dikasi spot terdepan.
👍
Top KOE
SING LIYANE BENG2
Prabowo: "Silakan kalau mau cari negara lain."
Gue:
Lah, emang nih negara punya elu doang?
Ini negara gue juga. Gue lahir di sini, kerja di sini, bayar pajak di sini. Hidup gue kagak dibiayain sama elu.
Gaji pejabat negara juga dibayar dari APBN yang berasal dari pajak rakyat. Jadi jangan mentang-mentang lagi pegang jabatan, terus nyuruh rakyat cabut.
Ngkritik pemerintah bukan berarti kagak cinta Indonesia. Justru karena ini negara gue, gue punya hak buat ngomong kalau ada yang gue anggap salah.
Yang mesti dibenerin itu kebijakannya, bukan mulut rakyatnya.
Dulu kami kirim putra2 terbaik melalui Indonesia Mengajar dan Guru Garis Depan utk mengabdi ke pelosok sbg pengormatan thdp setiap jengkal wilayah NKRI.
Memberi stigma buruk pada Papua, Malut, dan daerah terluar NKRI sbg tujuan mutasi hukuman sama dgn menghukum daerahnya juga.
@unmagnetism “difitnah-fitnah saya diam, dijelek-jelekin saya diam, dicela dan direndah-rendahkan saya diam.
dihujat-hujat, dihina-hina saya juga diam.
tetapi hari ini di ulang tahun messi, saya sampaikan, saya akan lawan.“
- cristiano ronaldo.
Lagi-lagi seorang warganet mengunggah review salah satu Koperasi Desa Merah Putih yg ada di wilayah Blitar. Beberapa point reviewnya:
1. Rak Display masih banyak kosong
2. Penempatan barang sengaja diberi jarak biar keliatan penuh
3. Barangnya sama yg ada di swalayan/indomaret/alfamart
4. Tidak ada tabung gas Rp16.500
5. Dibelakang Kasir ada rak tulisan Apotek tapi masih kosong juga.