Bahkan di luar soal dinasti, nepotisme, dan pelanggaran etik, buat kalian pendukung 02, coba jujur ke diri kalian sendiri: sudikah kalian punya wapres sebodoh ini? 🙏�
Detail di film Dirty Vote yang gua baru tau:
1. Gelora diloloskan verifikasi walau seharusnya tidak
2. Laporan Almas sempat dicabut dan didaftarkan kembali di hari libur, dan di diterima (laporannya walau hari libur).
RANGKUMAN SINGKAT DIRTY VOTE FULL MOVIE
- Gabungan suara pulau Sumatera (jokowi dan prabowo)
- Penunjukan 20 PJ Gubernur dipilih Presiden
- 82 PJ Walikota/Bupati
- Suara papua dan penunjukkan Tito Karnavian yang tidak menghormati MK
- Pakta Integritas bupati Sorong
- Pelanggaran deklarasi desa bersatu (8 organisasi desa = 81 juta = sepertiga dpt)
- Kasus penyelewengan dana desa dikonversi sebagai alat tukar dukungan politik
- Tekanan kepada kepala desa untuk mendukung salah satu capres (evidence mengarah ke 03)
- Penyelewengan BANSOS oleh pejabat Negara (evidence Airlangga dan Zulkifli)
- BANSOS menjelang PEMILU >>>>> BANSOS zaman COVID-19
- Tidak digunakannya Data Kesejahteraan terpadu Kementerian Sosial
- Kabinet berkampanye (Prabowo dan Mahfud MD) dan tim kampanye ataupun
....
ada orang bagus public speakingnya dibilang jago tata kata, bagus agamanya dibilang terlalu islam, bagus kontrol emosinya dibilang ga tegas 😂 poin poin yg harusnya jd kelebihan malah jd bahan buat fear mongering, pdhl ga ada yg terbukti
ada orang bagus public speakingnya dibilang jago tata kata, bagus agamanya dibilang terlalu islam, bagus kontrol emosinya dibilang ga tegas 😂 poin poin yg harusnya jd kelebihan malah jd bahan buat fear mongering, pdhl ga ada yg terbukti
Ketum PSI Kaesang Pangarep mempertanyakan kondisi di Indonesia di mana pendirian diskotek jauh lebih mudah, ketimbang membangun rumah ibadah. https://t.co/TCGpMntpDi
Gw mau curhat
Sebenarnya selama ini gw adalah orang yg gasuka dengan pak Anies, dan itu sampe titik ekstrim
Alasannya karena pristiwa pilkada jakarta silam yg sangat membekas di hati gw