Pagi hari, awan sedang beradu dengan anginn, aku menikmati dinginnya mendung hari ini.
aku berjalan diantara sela sela motor yang terparkir rapih,
kamu disana, pesona terpancar dari senyummu, aku datang.
aku berdiri tepat disampingmu,
kamu melihatku, aku melihatmu.
gelap malam telah menyelimuti tubuhku,
lantunan irama jangkrik
mengalir merdu ditelinga,
kau tidurlah disana,
kini aku disampingmu.
menjagamu dari sepinya sunyi.
Aku bertemu dengan seorang yang bgitu sederhana, hanya seorang gadis biasa layaknya manusia biasanya, hhhhhh
hidup terus berjalan, bodohnya saya, tdak sadar dari awal betapa hebatnya dia, aku bebas kekanak kanakan didepannya tanpa pedulia dia akan menghakimi. We will Coming soon.
Kenapa aku memilihmu ?
" ini sangat sederhana, tidak ada keraguan untuk memilihmu sebagai partner hidup untuk menjalani sisa hidup ini. walau kau selalu mengatakan bahwa ada bnyak kekurangan yang masih sulit kamu kendalikan, tenang saja, hatiku tau ada kebaikan dalam dirimu.
Akan kujalani segalanya bersamamu, apapun masalahnya akan kita lewati, tiada kata menyerah, kisah ini ada kita berdua dua manusia yang selalu berjuang untuk saling menjaga
Bukankah jalan menuju surga, jalannya begitu berkerikil, sedangkan untuk ke neraka jalannya bgitu mulus.
menuju ketempat yang baik itu pasti selalu ada rintangannya, so don't give up. tidak sembarangan orang terpilih melewti jalan ini.
fakta bahwa hadirmu membawa ketenangan tersendiri itu menyenangkan. aku tau kau tidak tau bahkan tidak sadar tentang hal ini.
tapi aku yang merasakannya, jadilah rumahku. jangan biarkan ku pulang kerumah yang bukan engkau kata raissa. ๐คญ
Selalu saja dengan caramu yang mnurutku konyol itu, mampu membuatku merasa tenang. ocehanmu, wajah jutek, kesel. itu tdak bisa menutupi fakta bahwa lebih baik melihatmi sedekat ini untukku daripada harus membayangkan kau jauh dariku