[𝐅𝐎𝐔𝐑𝐓𝐇 𝐏𝐑𝐎𝐉𝐄𝐂𝐓 𝐑𝐄𝐕𝐄𝐀𝐋]
Card Section Project Status
Day 1: Approved ✅
Day 2: Rejected ❎
Kami mohon pengertiannya apabila hasil approval yang diterima belum sepenuhnya sesuai dengan harapan teman-teman. Terima kasih atas dukungan dan kerja samanya untuk menyukseskan project ini.
Mohon bantuan EXO-L di area terkait untuk mengikuti instruksi yang tertera pada banner.
Let's make this a beautiful memory for EXO. 🤍
#EXhOrizon_JKT
DPR Korea mengesahkan berbagai aturan ketenagakerjaan baru yang aktif mulai tahun 2027
- Cuti tahunan ga dihitung dalam hari tapi dalam jam. Jadi boleh cuti 1 jam mau ke rumah sakit dulu, cuti 1 jam mau ke bank dulu.
- Pegawai boleh ga make jam istirahat kalau jam kerja di bawah 4 jam, dan boleh langsung pulang. (Misal masuk kerja jam 10, ga ambil istirahat makan siang, jam 2 boleh pulang).
- Gaboleh bully/memberikan perlakuan berbeda ke pekerja kalau pekerja tersebut minta cuti (selama masih ada jatah cuti tahunan).
https://t.co/uLCgD1HOy8
DPR Korea mengesahkan berbagai aturan ketenagakerjaan baru yang aktif mulai tahun 2027
- Cuti tahunan ga dihitung dalam hari tapi dalam jam. Jadi boleh cuti 1 jam mau ke rumah sakit dulu, cuti 1 jam mau ke bank dulu.
- Pegawai boleh ga make jam istirahat kalau jam kerja di bawah 4 jam, dan boleh langsung pulang. (Misal masuk kerja jam 10, ga ambil istirahat makan siang, jam 2 boleh pulang).
- Gaboleh bully/memberikan perlakuan berbeda ke pekerja kalau pekerja tersebut minta cuti (selama masih ada jatah cuti tahunan).
https://t.co/uLCgD1HOy8
Tentang kasus One Hundred yang akhir-akhir ini naik, kalau dijelasin pake BAHASA BAYI begini:
Cha Gawon adalah pemilik perusahaan hiburan bernama One Hundred. Perusahaannya ini punya beberapa vila mewah di daerah Hannamdong, Seoul.
Dia menawarkan vila-vila itu kepada artis-artisnya dengan sistem Jeonse. Artis hanya bayar uang jaminan (deposit) yang besar sekali aja di awal, lalu bisa tinggal tanpa bayar sewa bulanan. Uang jaminan itu nanti dikembalikan saat keluar.
Lee Seunggi membayar deposit sebesar 10,5 miliar won (sekitar Rp120 miliar). Baekhyun membayar 16 miliar won (sekitar Rp180 miliar). Keduanya ada pinjam uang dari bank sendiri untuk bayar deposit itu.
Masalahnya muncul pas harga vila di atas kertas dibuat sangat tinggi, jauh di atas harga pasar sebenarnya. Akibatnya deposit yang harus dibayar artis juga jadi sangat besar. FYI Awalnya Lee Seunggi sempat menolak pindah, tapi dibujuk terus hingga akhirnya setuju. Setelah pindah, depositnya naik tiga kali lipat dari kesepakatan awal.
Uang deposit sebesar itu diduga digunakan Cha Gawon dan perusahaannya untuk mendapatkan pinjaman dari bank yang lebih besar lagi. Selain itu, banyak artis mengeluh belum menerima hak mereka (settlement) dari lagu, konser, dan kegiatan lain selama berbulan-bulan. Perusahaan juga punya utang ke karyawan dan vendor.
Karena Cha Gawon memiliki tunggakan pajak yang besar, vila-vila mewah itu sekarang sudah disita oleh kantor pajak. Artis-artis yang tinggal di sana berisiko kehilangan rumah dan uang jaminan mereka, tapi pinjaman bank tetap harus dibayar.
Banyak artis, termasuk Lee Seung-gi dan Baekhyun, sudah memutus kontrak dengan agensi Cha Gawon.
Program investigasi MBC PD Notebook sedang mendalami kasus ini, termasuk dugaan aliran dana yang tidak benar dan manipulasi harga properti.
Intinya, Cha Ga-won diduga memanfaatkan nama artis besar dan vila mewah untuk mengatur keuangan perusahaannya, sehingga artis-artisnya yang menjadi korban. Cha Ga-won membantah semua tuduhan dan mengklaim selama ini dia sendiri yang membayar bunga pinjaman artis dari uang pribadinya.
Kasus ini masih berlangsung dan sedang diselidiki lebih lanjut. Dan aku share juga beberapa sumber aku nulis ini yaa
di korporasi kalo ada kegiatan bisnis resmi yang pake uang CEO-nya berarti ada indikasi sistem budgeting, cost control, dan perencanaan kegiatan perusahaannya ga beres 😭 ini hal basic banget ga sih bahkan anak maba semester 1 di FEB juga paham kali