IDF murdering a 14-year-old Palestinian boy.
This is a good example of why Israel is so incredibly concerned about governing any negativity toward them
@JohnBanting03 Ex muslim? 😂😂😂
Trus ngaku udah baca ini itu.. seolah mengesankan sudah level ahli?
Sejarah tanpa sensor??? 😂 Seolah wow gitu?
Ini mirip : heh! Bumi ternyata datar! Ini tanpa sensor!!! 😂😂😂
Serdadu "Israel" mengunggah video anak-anak Palestina yang diborgol dan ditutup matanya dengan keterangan 'Dijual: 2 untuk 100, 3 untuk 75 shekel!'
@RamAbdu@sahabatalaqsha
Prajurit TNI yang menjadi Pasukan Perdamaian PBB di Lebanon (UNIFIL) gugur akibat serangan. Dia sempat dirawat usai terluka akibat serangan pada bulan lalu.
>> https://t.co/CYHr2eQb19
Inna lillahi wa inna ilaihi rooji’uun…
(Semoga kali ini Pak @prabowo beneran mau mengecam dan mengutuk IsraHell atas serangannya)
——
Rico Pramudia, pejuang TNI yang bertugas sebagai pasukan perdamaian UNIFIL di Lebanon, setelah dirinya berjuang hampir satu bulan dalam keadaan Koma di ICU Rumah sakit di Lebanon setelah serangan akibat ledakan proyektil Israel di pangkalannya di Adchit Al Qusayr pada malam 29 Maret, kini beliau telah syahid.
Rakyat Indonesia mengucapkan turut berdukacita mendalam, semoga Asy Syahid Rico Pramudia diterima di sisi Allah, keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan. Aamiin aamiin aamiin…
Israel membunuh Rico Pramudia di Lebanon Selatan.
Ia meninggal dunia karena luka-lukanya.
Ia bukan seorang pejuang — ia adalah pasukan penjaga perdamaian PBB (UN PEACEKEEPER) dari Indonesia.
Israel tetap membunuhnya.
Dan tidak ada sepatah kata pun dari media Barat
Tidak ada kemarahan internasional. Tidak ada keadilan. Tidak ada akuntabilitas.
Catatan: Kejadian yang melibatkan personel UNIFIL (United Nations Interim Force in Lebanon) di zona konflik merupakan pelanggaran serius terhadap hukum humaniter internasional. Berdasarkan protokol PBB, pasukan penjaga perdamaian adalah personel non-kombatan yang dilindungi, dan serangan terhadap mereka dapat dikategorikan sebagai kejahatan perang.
Baca di sini: https://t.co/GJLgFom3kG
Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu mengungkapkan bahwa dirinya sempat didiagnosis mengidap kanker prostat dan telah menjalani serangkaian pengobatan secara rahasia.
Netanyahu menyebut, dia sengaja menunda perilisan laporan medis tersebut selama dua bulan agar informasi mengenai penyakitnya tidak dimanfaatkan oleh pihak luar.
"Supaya (informasi ini) tidak digunakan sebagai propaganda oleh Iran," ungkap Netanyahu dalam keterangannya.
~WR #Netanyahu #Israel