Kita hadapi ya,
Kita selesaikan satu persatu,
Yang rumit akan segera pamit,
Yang sedih akan segera sudah,
Terus maju ya, jangan menyerah,
Semua akan baik-baik saja.
Orang-orang terus melupakan diri mereka sebelum mereka dilupakan.
Masih keras hati saling melirik dalam jauh jangkau doa dihamburkan.
Kita masih menyembunyikan diri dalam ketakutan yang tak pasti.
Dan kita terus bersembunyi dalam suara-suara yang saling memanggil tiada henti.
Kau ingin marah pada kehidupan,namun kau tahu itu percuma.
Sehingga kau hanya bersedih, berharap kesedihan itu akan pudar.
Namun tidak.
Kesedihan itu justru menjadi kegelapan.
Tidak pudar, tidak hilang, masih ada dibumi, hanya saja sedang menjalani hidup masing-masing sembari mencoba membangun kembali sebuah rasa dari sisa rasa yang pernah dilenyapkan oleh suatu perjalanan kisah yang hampir menjadikan sempurna itu nyata.
Praise and thank you for all you blessing, God ❤
For the umpteenth time split.
Thanks still be off little us to loved ones.
I hope this self-division can be a more usefull parent.
So much
Tidak ada yang meninggalkanmu.
Mereka hanya berjalan kearah jalan takdir mereka sendiri.
Yang tanpa kau sadar, kau berada dijalan takdir yang akan menuntunmu menyelesaikan perjalanan lelahmu ini.
Mari berdamai dengan diri sendiri.
Menerima semua rasa salah, sesal, sedih, dan marah.
Agar semua tetap sama sesuai porsi yang ada, meskipun kenyataanya pahit.
Hujan disudut kota.
Airnya yang turun akhir-akhir ini sering menyapa.
Apa kabar? Sedang apa?
Beberapa pertanyaan seputarmu kembali berputar dikepala.
Adakah satu kalimat untukku yang kau titipkan dibalik awan yang kembali mendung itu?
Aku menemukanmu dalam keadaan bercucuran air mata.
Ia merenggutmu kembali dalam keadaan tertawa.
Aku cukup lucu membuatmu terhibur, dan takdir cukup lucu untuk membuatku tersungkur.
Yang terbaik bukanlah yang terhebat.
Tapi yang ternyaman sudah tentu yang terbaik.
Jika langit punya pelangi untuk dibanggakan.
Maka aku punya kamu untuk diperjuangkan.
Aku bagimu seperti huruf 'E' dalam kata 'EM'.
Adanya seperti tidak ada.
Dan terima kasih telah menjadi teman menulis cerita, meski kita tak menamatkannya bersama.
Mungkin beberapa orang beruntung karena diberi keluarga yang utuh dan harmonis.
Tapi beberapa lebih beruntung karena diberi hati dan tulang yang kuat untuk merubah nasib keluarganya.
Jika dengan masuk gereja kau takut imanmu goyah, sementara ketika mendengar bacaan al-qur'an hatimu tak sedikitpun bergetar.
Maka perlu dikuatkan lagi imanmu.