Jadi sekretaris presiden Korea Selatan baru aja mundur dari jabatannya.
Alasannya? Anaknya ketahuan nyantum nama sang ayah di CV lamaran kerja. Basically pamer koneksi buat masuk kerja.
Dan sang ayah langsung mundur. Tanpa drama. Tanpa pembelaan panjang lebar.
Sekarang gw mau lo bayangin kalau ini terjadi di Indonesia.
Anaknya pejabat nyantum nama bapaknya di CV itu bukan skandal. Itu strategi. Bahkan kadang disaranin. Sebutin aja nama bapak lo, nanti gampang.
Di Korea? Itu cukup buat bikin pejabat tinggi negara mundur dari jabatannya.
Dan yang bikin gw salut bukan cuma soal mundurnya. Tapi soal kenapa dia mundur.
Bukan karena ketahuan. Bukan karena dipaksa. Tapi karena dia ngerasa jabatannya udah tercoreng. Integritas itu gak bisa ditambal.
Ini bukan soal Korea lebih baik dari kita.
Tapi soal standar. Soal apa yang dianggap memalukan dan apa yang dianggap biasa.
Karena di tempat yang standarnya tinggi malu itu masih bisa jadi rem. Di tempat yang standarnya rendah malu udah gak mempan.
@perupadata Kalo saya menilai, gk ada alasan knpa project ini dipaksakan.. Kecuali pure utk cawe2.. Cek saja alur nya... Sampai ke tingkat pengelola, sampe juru antar, main semua.. Mending kasi uang cash saja, swakelola sekolah / org tua siswa lngsung yg sediakan yg terbaik utk anaknya
"335 TRILIUN buat makan siang itu setara dengan:
๐ 3,3 JUTA anak kuliah GRATIS sampai lulus S1 (kampus terkemuka yaa)
๐ฅ 670 RUMAH SAKIT baru standar internasional (bisa bikin lapangan kerja baru)
๐ซ 167 RIBU sekolah rusak diperbaiki total.
๐ฉโ๐ซ Gaji 5,5 JUTA guru honorer jadi 5 JUTA/bulan (kesejahteraan guru meningkat).
Bayangkan Tetangga Curiga di Kawasan Los Angeles... Awalnya, warga di sebuah perumahan sederhana Los Angeles bergunjing. Ada pria Muslim bernama Mohammad Bzeek yang sering mengadopsi anak-anak. Tapi anehnya, hampir semuanya... meninggal dunia tak lama kemudian. "Apa yang disembunyikan pria ini?" gumam mereka. Laporan polisi pun masuk. Tim bers3njata mendatangi rumahnya, siap menghadapi skenario terburuk-mungkin kek3rasan atau sesuatu yang mengerikan. Tapi saat pintu terbuka, apa yang mereka lihat justru membekukan hati.
Bukan horor, melainkan keajaiban kasih sayang. Mohammad dan almarhum istrinya, pendakwah setia, telah mengadopsi puluhan anak dengan penyakit langka stadium akhir. Kanker tulang ganas, distrofi otot, tumor otak-kondisi yang membuat dokter angkat tangan.
Orang tua kandung menyerah, rumah sakit kehabisan tempat. Anak-anak ini biasanya mati sendirian di rumah sakit, dingin dan terabaikan. Mohammad mengubah itu semua. Selama lebih dari 20 tahun, ia merawat mereka di rumah kecilnya. Memberi pelukan hangat, cerita pengantar tidur, dan doa setiap malam.
โSaya ingin mereka merasakan cinta ibu dan ayah di detik-detik terakhir," katanya suatu kali dalam wawancara. Anak terakhirnya, Gabriel, lumpuh dan buta, meninggal di pelukannya pada 2017. Mohammad menangis, tapi bangga: "Dia pergi dengan senyum." Tanpa imbalan uang atau ketenaran, pria ini hidup untuk misi suci. Kini, di usia 60-an, ia masih merawat anak-anak lain. Kisahnya viral, mengguncang dunia-dari CNN hingga TED Talk.
Kadang, kebaikan terlihat mencurigakan... hingga kita pahami niatnya. Di balik prasangka, ada hati malaikat seperti Mohammad.
Lembaga Bantuan Hukum Advokasi Publik (LBH AP) Pimpinan Pusat Muhammadiyah menyatakan siap menempuh jalur hukum jika Presiden RI, Prabowo Subianto, tidak segera menetapkan status bencana nasional atas peristiwa banjir bandang dan tanah longsor di wilayah Sumatra, khususnya Aceh.
Sekretaris LBH AP PP Muhammadiyah, Ikhwan Fahrojih, menegaskan bahwa langkah ini mendesak untuk dilakukan, mengingat skala kerusakan yang masif dan ketidakmampuan pemerintah daerah dalam menanggulangi dampak bencana.
โKami mendesak kepada Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, untuk menetapkan Darurat Nasional di Sumatera,โ tegas Ikhwan dalam konferensi pers yang diselenggarakan secara daring, Senin (15/12/2025).
Diketahui, tiga wilayah di Sumatra dilanda banjir bandang disertai tanah longsor, yakni Sumatra Utara (Sumut), Sumatra Barat (Sumbar), dan Aceh.
Ikhwan pun memperingatkan apabila aspirasi ini tidak dipenuhi, pihaknya tidak akan segan mengambil langkah hukum yang lebih serius. Ikhwan menyatakan bahwa penetapan status bencana nasional adalah bentuk tanggung jawab negara atas musibah yang dinilai sebagai bencana ekologi akibat kelalaian manusia dan kebijakan penguasa.
โApabila aspirasi yang sudah disuarakan oleh banyak masyarakat itu tidak dipenuhi, maka kami akan melakukan upaya-upaya konstitusional, upaya-upaya hukum yang diatur di dalam peraturan perundang-undangan,โ kata Ikhwan.
Lebih lanjut, dia juga meminta agar anggaran negara, termasuk dana program Makan Bergizi Gratis (MBG) segera difokuskan dan dialokasikan ke tiga provinsi terdampak di Sumatera untuk menyelamatkan para korban terdampak.
Source: Infobandaaceh
Setuju, yg paling sistematis merusak ketahanan mental psikis. Mendoktrin Sifat dasar manusia akan ketakutan ancaman kesehatan, sehingga bagi yg tdk mengerti akan merasa ada dewa penolong, padahal siap2 dijadikan target big farma alat penjajahan ala DAJJAL..
Viruses don't exist.
Tahukah anda bahwa WHO menyatakan pandemi saat ini berdasarkan tes PCR yang cacat parah, yang menghasilkan hingga 100% positif palsu? #scamdemic
Ini adalah keadaan Pulau Sangihe pada hari ini, pergulatan yang dimenangkan Rakyat di Mahkamah Agung pada tahun 2022 lalu sia-sia. Seharusnya, wilayah Sangihe adalah Pulau kecil yang tidak boleh ditambang tetapi Sangihe Masih terus dihajar oleh perusahaan tambang emas Dari Kanada