Jika dosa berulang, ulangilah taubatmu. Allah tidak akan jenuh dengan taubat seorang hamba, sampai manusia tersebut yang jenuh dengan taubatnya.
— Ustadz Khalid Basalamah حفظه الله
Aku tidak pernah meminta bantuan orang, aku memilih hilang ketika aku sedang kacau dan kembali ketika merasa udah baikan, aku menyembuhkan lukaku sendirian. Hebatnya lagi aku masih sanggup menjadi tempat cerita untuk orang, padahal aku aja bingung mau cerita ke mana dan ke siapa.
Laki-laki itu tinggi sekali "Ego-nya" kalau dia mau mengalah, meminta maaf lebih dulu, mau menghubungi duluan setelah adanya "Perdebatan" memilih "Diam" ketika lagi marah, dan memelukmu meredakan marahnya. Percayalah bahwa dia itu sangat "mencintai kamu dengan tulus
Ternyata bener ya, women have trauma that doesn't deserve anyone, karena paa dasarnya wanita dengan trauma akan lebih mudah emosi dan terkadang egois dan sulit untuk mempercayai orang lain. Itu bukan tanpa alasan, namun terpaksa karena dia gak ingin terluka untuk sekian kalinya.
ga semua cewe jatuh cinta karna fisik apalagi harta, mereka akan lebih memilih jatuh cinta dengan cowo yang pola pikirnya dewasa, attitude bagus, ngetreat kita dengan baik, cara mereka respect ke orang, dan effortnya ga main main
When Nagita Slavina said:
Gue tu kalo marah sama Raffi gue ga pernah cerita ke nyokap gue. Karna belum tentu nyokap gue bisa maafin Raffi kaya gue maafin Raffi. Gue kalo ada masalah sama Raffi, gue cerita ke nyokapnya Raffi. Begitupun Raffi sebaliknya
di setiap hubungan pasti ada berantemnya, ada sakitnya,ada kecewanya, ada bahagianya, ya itu wajar ga ada hubungan yang mulus mulus aja kan? hubungan bisa bertahan lama tergantung kita menyikapi masalahnya, "pernah liat orang kalo dia berantem sama pasangannya terus putus" itu salah, hubungan yang dewasa itu ketika ada masalah di suatu hubungan dimana yang harus kita lakuin gimana cari jalan keluarnya, bicara baik-baik jangan pake emosi, karena sesuatu yang diucapkan pakai emosi tanpa mikir panjang itu cuma bisa bikin penyesalan buat diri kita sendiri, jadi come on belajar dewasa yaa.
Yang merusak hubungan itu bukan cuma karena selingkuh, tapi kebiasaan silent treatment kalo lagi ada something, selalu mengabaikan hal hal kecil dan dianggap sepele, komunikasi yang kurang,susah diajak deep talk bareng dari hati kehati
mungkin putus gara-gara diselingkuhin itu sakit, tapi lebih sakit lagi gara-gara sifat pasangan yang bikin cape terus kita dipaksa nyerah gitu aja, padahal lo masih sayang banget.
Ternyata gini y rasanya jatoh dari motor, sakit sih..,tpi lbih sakit kejadian yg kemaren. huh..
Tetap semangat kawan.. Perjalananmu msih panjang. jdikanlh mereka yg menyakitimu sebagai motivasi untuk km lbih smngat meraih kesuksesanmu