@weltpyang Reminder utk saudara2 muslim
Rabbana la tuzigh qulubana baβda idz hadaitana wahablana min ladunka rahmatan innaka antal-wahhab
Ya Allah jauhkanlah kami dari kesesatan setelah Engkau beri petunjuk pada kami, karuniakanlah kami rahmat. Sesungguhnya Engkau Maha Pemberi π€²
@tanyakanrl Ga perlu terpatri sama penghasilan orang. Mayoritas orang juga seperti aku dan kamu, penghasilan cuman dari gaji kerja. Kalau mau lebih ya tekunin, bisa dagang, jual skill, jadi makelar, dll.
@ramazaynworld@tanyarlfes Reminder utk saudara2 muslim
Rabbana la tuzigh qulubana baβda idz hadaitana wahablana min ladunka rahmatan innaka antal-wahhab
Ya Allah jauhkanlah kami dari kesesatan setelah Engkau beri petunjuk pada kami, karuniakanlah kami rahmat. Sesungguhnya Engkau Maha Pemberi π€²
@tanyarlfes Rabbana la tuzigh qulubana baβda idz hadaitana wahablana min ladunka rahmatan innaka antal-wahhab
Ya Allah jauhkanlah kami dari kesesatan setelah Engkau beri petunjuk pada kami, karuniakanlah kami rahmat. Sesungguhnya Engkau Maha Pemberi π€²
@18fesss Coba tanya ayah & ibu kalian. Kan mereka yang melahirkan, merawat, menyayangi, dan berharap kalian jadi anak yang baik, pinter, sukses, dsb.
@penggariskala@sbyfess Udah kebanyakan lulusan sipil. Proyek juga segitu2 aja. Kerjaan juga kontrak proyek terus, susah jadi karyawan tetap di perusahaan yang mantep. Cari ilmu dulu nanti mborong sendiri.
@tanyakanrl Sebagai perintis dari kabupaten dulu aku bermimpi gini, tapi setelah 2 tahunan naik transum, macet2an, pinggang rewel, ah sudahlah. Semangat para angker jkt