Japan's X is not for everyone. Saya TIDAK SUKA apa yang ada di post yang saya quote. Saya quote ini untuk sadarin beberapa orang. This is the true face of Japanese people yang dibanggakan itu. Keliatan baik didepan, dibelakang sama aja kelakuannya kalau udah anonim.
Partner Jepang saya dulu pun mengakui, kesopanan itu hanya basa-basi tradisi. Dibelakang ya tetap saja manusia yang ada rasisnya, bencinya, tidak sukanya. Jeleknya, tidak sukanya itu ga diekspresikan didepan secara gentle, tapi brutal dibelakang. Sounds familiar?
Apalagi dengan kondisi sekarang, 250 ribu WNI ada disana. 1 dari 520 orang di pulau Jepang itu WNI. Dengan imigran sebanyak itu yang mulai menggantikan pekerjaan mereka, bayangkan kebencian apa yang muncul. Gak akan jauh beda dengan apa yang terjadi di Eropa.
And this is the example of it.
To celebrate the new "#Trackblazer: Start of the Climax" Career Scenario, we're giving trainers a chance to win an iPhone 17 Pro, a random official plush, or 5,000 Carats—follow & repost to enter!
🥕 Play Now: https://t.co/kpmmfWcrEd
🥕 Details: https://t.co/WXckrj3q0B
#Umamusume
@uni_kumano Oh gosh, This is very unfortunate news for me. I think my head is about to blow hearing/reading this haha-😨😌
So please get a fully rest so we can see our Bearmy Queen again soon!🧸💫🤎
🎁 MAKESHIP'S 12 DAYS OF GIVEAWAYS 🎁
On the tenth day of giveaways, @makeship gave to me: Hatsune Miku!
To enter, just:
1. Follow @Makeship & @cfm_miku_en
2. Repost this tweet
SEVEN lucky winners will be chosen on December 23. Good luck 🤞