21 Truths of Bitcoin
1. Bitcoin is an Ideology.
2. Bitcoin is a Protocol.
3. Bitcoin is an Asset.
4. Bitcoin is a Network.
5. Bitcoin is Immaculate.
6. Bitcoin is Ethical.
7. Bitcoin is a Commodity.
8. Bitcoin is a Digital Commodity.
9. Bitcoin is Digital Scarcity.
10. Bitcoin is Digital Gold.
11. Bitcoin is Digital Money.
12. Bitcoin is Perfect Money.
13. Bitcoin is Legitimate.
14. Bitcoin is Corporate.
15. Bitcoin is Global.
16. Bitcoin is Immortal.
17. Bitcoin is Digital Energy.
18. Bitcoin is a Digital Energy Network.
19. Bitcoin is a Digital Economic System.
20. Bitcoin is a Digital Defense System.
21. Bitcoin is an Emerging Star System.
GM...
Gimana cara menjelaskan Bitcoin turun 6000$ lalu naik 6000$+? Gimana cara jelasin ke CT newbie?
Pokoknya saya salah, ga usah ngeles. Pasti gitu.
Tapi takteer tiap bulan nge subs lagi. Disuruh pergi engga mau. Tetep nongol dan maki-maki kalau salah. Katanya rugi 100 juta, tapi tetep mantengin tweetnya nunggu saya salah, ada loh mahkluk hidup beginian.
Punya kan temen begitu? Nempel terus kayak tahi telinga.
RRP Turun, Bitcoin balik, isu nahan tarif 90 hari hoax tapi dibelakang itu negoisiasi jalan. Apa namanya kalau negoisasi 70 negara jalan tapi Tiongkok ga boleh nego? Namanya culas. 😆
Trump bilang akan menghantam tambahan 50% tarif ke Tiongkok kalau Tiongkok tidak menarik balasan tarif 34%. Loh AS yg mulai, pas dibalas ngambek, ancam balas. Saham AS yg rontok, yield ga jadi turun tapi marah-marah.
Hari ini pasar Tiongkok akan merah lagi. Menunggu balasan 50% tatiff tambahan, Semakin merah Tiongkok semakin merah juga pasar AS. Emang otak pinter kalau ga ada buruh gimana cara bikin barang?
Semakin merah semakin gede stimulusnya. 🫡🫡🫡🫡
RSI 32
Kebijakan dan langkah-langkah yang dijalankan oleh pemerintah menghadapi 32% tarif yang dikenakan oleh Presiden AS Donald Trump, saya nilai baik dan tepat. Lebih memilih negosiasi daripada retaliasi.
Strategi Presiden Prabowo, saya sebut “dual track strategy”, yaitu melakukan komunikasi dengan para pemimpin ASEAN dan secara simultan mengirimkan tim negosiasi yang kuat ke Washington DC juga tepat. Ingat, bukan hanya ASEAN telah menjadi “economic community”, tetapi di tengah tantangan berat untuk menembus pasar di banyak negara, ekonomi ASEAN merupakan sandaran dan pasar bersama di sub kawasan ini.
Tindakan otoritas moneter dalam keterpaduannya dengan otoritas fiskal untuk menjaga dan mengamankan nilai tukar rupiah serta saham-saham Indonesia, menurut saya memang diperlukan. Sebab kalau diserahkan kepada mekanisme pasar semata, di tengah gonjang ganjing pasar saham dan mata uang, bisa jadi nilai saham dan rupiah kita diganjar secara berlebihan, sehingga menembus batas toleransi psikologis. Kita punya banyak pengalaman tentang hal ini di masa lalu.
Pandangan dan saran saya, pemerintah terus melakukan upaya gigih untuk menjaga ekonomi Indonesia, di tengah makin tinggi dan makin meluasnya intensitas perang tarif di dunia. Perang dagang yang baru saja dimulai di tingkat global, bisa berlangsung lama. Karenanya, pertama, kita harus mampu mencegah terjadinya krisis ekonomi di Indonesia (sekecil apa pun). Dan, kedua, kita harus membuat ekonomi kita makin berketahanan (resilient) di masa depan.
Saya mendukung upaya pemerintah untuk terus memperkuat fundamental ekonomi serta meningkatkan daya saing barang dan jasa yang dihasilkan di negeri ini. Juga upaya untuk menciptakan lebih banyak lapangan pekerjaan agar masyarakat kita memiliki penghasilan dan daya beli yang makin tinggi. Juga upaya untuk menjaga keamanan fiskal kita agar tetap sehat, termasuk pengendalian utang negara.
Kita harus bergerak cepat, namun harus bisa berlari jauh. Insya Allah tantangan berat yang kita hadapi ini, akan menjadi peluang baik bagi masa depan ekonomi kita.
*SBY*
Today’s market reaction to tariffs is a reminder: inflation is just the tip of the iceberg. Capital faces dilution from taxes, regulation, competition, obsolescence, and unforeseen events. Bitcoin offers resilience in a world full of hidden risks.
Kita memasuki era perdagangan TIDAK bebas lagi. Era yang sama dengan yang terjadi di 1930. Era dunia menjadi fragmented. Setiap negara harus mengandalkan produksinya sendiri. Era dimana kalau sejarah berulang akan diikuti dengan konflik besar. Hati2 semuanya 🇮🇩🙏