katanya, analogi jodoh paling logic adalah; dia ingin berhenti di kamu dan kamu pun juga sama, jadi takdir itu ditangan Tuhan, sedangkan jodoh itu ditangan kita. kalau salah satu diantara kita pergi, berarti salah satu dari kita lah yang tidak ingin berjodoh.
Patah hati kemarin, skrg aku cuma kenal sama definisi semua hanya sementara, ternyata gada orang yg mau direpotin gk akan ada org yg mau nemenin kita dalam kondisi apapun, gada yg bisa menerima kita apa adanya. Kalo ada mungkin dia memang ada tujuannya ketika dia cuma penasaran.
Paling benci sama orang yg gak konsisten sama omongan nya. Salah tu wajar, kan sederhana tinggal akui kesalahan nya terus minta maaf. Lah ini udah salah, cari pembelaan, memutar balik omongan, playing victim ke orang lain.
Gimana sih caranya supaya gak ilfeel sma org cuma karna ngeliat tingkah nya aja yg menurutku bad. Gampang banget ilang respect.
Gak sadar padahal diri sendiri jg banyak kurangnya.
mengapa kebanyakan para jutawan atau miliader sering mengisi seminar
karena uang mempengaruhi nada bicara
pengetahuan mempengaruhi gaya bicara
dan moral mempengaruhi etika bicara
Jika orang yang kamu sakitin, dibohongin, dimanfaatin doang, masih tetep baik sama kamu, itu bukan karena dia bodoh. Tapi karena level moral dan mentalnya jauh diatas kamu. Ini soal kelas, tidak peduli usia.
Berani meninggalkan sesuatu yang tidak baik adalah sebuah keputusan yang tidak akan pernah kamu sesali. Temukan tempat dimana, nilai dirimu sebagai manusia dihargai.