Countries I've been too:
๐ท๐บ๐บ๐ฆ Denpasarya Narodnaya Respublika
๐ฌ๐ง Cawang-On-Ciliwung
๐ณ๐ฑ Buitenzorg
๐บ๐ธ Newtown (Banjarbaru)
๐จ๐ณ ไธๅฎๅ
๐น๐ผ๐ญ๐ฐ Pantai Indah Kapuk I, Pantai Indah Kapuk II
๐ซ๐ท Paris (Perempatan Ciamis)
๐ฐ๐ต Piyungan, Yogyakarta SAR
๐ฆ๐บ Cape Pandanus
๐ฏ๐ต Blok M, Karawang
Timothy Ronald bilang siap-siap krisis 2030. Yudo Sadewa bilang siklus 7-10 tahun pasti ada krisis dan next mungkin 2030.
Gw mau tanya satu hal sederhana: lo tau nggak bedanya "pola historis" sama "jadwal yang pasti"?
Karena itu bedanya analisis ekonomi vs konten fear-mongering yang dikemas rapi. ๐งต
Kalau lo umur 20-27, lo lagi hidup di fase paling undervalued: Indomie Era.
Ini fase di mana risk tolerance lo tinggi dan hampir setara dengan yang udah financial freedom.
Lo bisa:
- Tidur seadanya, besok ikut stand up meeting dgn muka normal
- Makan murah, tubuh bisa tetap produktif
- Klo bikin keputusan bodohโฆ dan masih bisa recover cepat
Sure, you lack money and skills.
Tapi lo punya satu hal yang orang umur 30-an akan bayar berapapun untuk dapetin lagi:
Total freedom and nothing to worry about. Waktu yang perfect untuk explorasi brutal hal-hal yang bikin lo penasaran.
Lo bisa quit, pivot, gagal, bangkrut dan comeback-nya cuma butuh indomie goreng sama wifi kos-kosan.
Kalau di umur segini lo main aman,
Bisa jadi lo mispricing terhadap hidup lo sendiri.
Karena masa ini ada expiry date-nya. Dan nggak ada yang akan kasih tau lo kapan dia habis.
Gw punya temen yang dua tahun lalu hidupnya berantakan secara rutinitas.
Bangun siang. Makan seadanya. Olahraga nol. Dan tiap kali liat orang yang rajin gym dan hidup sehat dia selalu bilang hal yang sama 'enak ya mereka bisa disiplin kayak gitu. Gw mah gak akan bisa.'
Sampai suatu hari dia tanya ke gw gimana caranya bisa sampai di titik itu?
Dan gw kasih jawaban yang waktu itu dia gak mau denger.
Gw bilang rahasianya bukan motivasi. Motivasi itu bohong. Motivasi datang dan pergi. Hari ini semangat besok males. Minggu ini rajin bulan depan libur total.
Yang bikin orang beneran berubah bukan motivasi. Tapi identitas.
Orang yang konsisten gym bukan karena mereka selalu semangat. Tapi karena di kepala mereka udah ada label gw adalah orang yang olahraga. Bukan gw lagi coba coba olahraga. Tapi gw emang orangnya.
Bedanya tipis tapi dampaknya beda banget.
Gw kasih dia satu tantangan. Jangan target langsung gym sejam. Jangan target langsung makan bersih 100 persen. Mulai dari satu hal yang paling kecil yang hampir gak mungkin gagal.
Bangun jam 6. Itu aja. Gak perlu ngapa ngapain setelah itu. Cukup bangun jam 6.
Seminggu pertama dia lakuin itu. Minggu kedua dia mulai iseng jalan pagi karena udah bangun duluan. Minggu ketiga dia mulai masuk gym karena ngerasa sayang udah bangun pagi tapi gak ngapa ngapain.
Tiga bulan kemudian rutinitasnya udah terbentuk sendiri.
Bukan karena ada rahasia besar. Bukan karena tiba tiba dapat motivasi dari langit.
Tapi karena dia mulai dari yang paling kecil sampai otaknya gak punya alasan untuk menolak.
Ketagihan itu bukan titik awal. Itu hasil dari konsistensi yang udah cukup lama sampai lo gak bisa bayangin hidup tanpanya
Aku mau bilang.
Pokoknya kamu harus cobain sesekali keluar kota, atau keluar negeri sendirian, ngga harus sama temen atau pacar, ngga harus sama keluarga, bener-bener sendirian. Kamu harus cobain naik pesawat sendirian, naik becak sendirian, naik kereta api sendirian, naik MRT/bus trans sendirian, kamu harus nyobain kulineran mahal sampai kulineran murah dipinggir jalan, makan di tenda pinggiran bareng orang-orang yang ngga kamu kenal.