Anak beruang ini kehilangan induknya di tengah kebakaran.
Masih kecil, masih butuh perlindungan, tapi harus menghadapi situasi yg dia aja gak ngerti.
Teman2 relawan menemukan dan melakukan rescue.
Sekarang dia ada di tangan orang2 yg berusaha menyelamatkan hidupnya.
Kita sering ngeliat karhutla dari asap, api, dan luasnya lahan yg terbakar.
Di balik itu semua ada warga yg kehilangan, ada satwa yg kehilangan rumah, dan alam yang terdampak..
Mereka juga korban.
Mereka juga butuh diselamatkan.
Video: BalikpapanMedsos
Tolong hukum seberat beratnya adili pelaku yang membakar hutan, menebangi hutan ilegal, jangan hilangkan rumah bagi mereka mahluk hidup yang hanya punya tempat tinggal satu satunya, cukup kami rakyat saja yang sengsara, jangan hewan yang tidak bersalah ikut sengsara
Tolong bantu ramaikan guys, sampai sekarang pihak zoonya malah melakukan pembelaan menyalahkan gajah yang agresif padahal itu udah berlangsung lama mereka merantai kaki gajah gimana mereka ga stress, tolong gw nangis banget liat kondisi gajahnya 😭😭💔💔
Seekor anak gajah liar berusia sekitar 4 tahun terjatuh ke dalam lubang penampungan air bekas yang dalam dan curam. Ia terperangkap di dasar lubang, kelelahan, dan sama sekali tidak mampu memanjat keluar sendiri.
Pemilik rumah yang melihat kejadian itu segera bergerak cepat langsung memanggil tim penyelamat.
Segera setelah menerima laporan darurat, Asosiasi Penyelamatan Kabupaten Khao Chamao bersama tim pengawasan satwa liar bergegas menuju lokasi. Sesampainya di sana, mereka melihat kondisi anak gajah itu: lelah, cemas, dan terjebak tanpa jalan keluar.
✅ Kerja sama yang menyelamatkan nyawa:
Kepala Desa Nueang On‑rabiat segera menyediakan ekskavator kecil untuk membantu. Tim bekerja hati‑hati menggali dan membentuk jalur landai di sisi lubang agar anak gajah bisa berjalan naik dengan aman, tanpa cedera.
Berkat kesigapan, ketelitian, dan gotong royong semua pihak penyelamatan BERHASIL SEMPURNA! 🎉🐘
Anak gajah itu berjalan keluar dengan selamat, lalu langsung kembali menuju hutan tempat asalnya.
💬 PESAN PENTING:
Kejadian ini menjadi bukti nyata:
✅ Kerja sama warga, pemimpin setempat, tim sukarelawan, dan petugas bisa menyelamatkan nyawa.
✅ Lubang, sumur, atau penampungan air yang ditinggalkan terbuka adalah PERANGKAP MEMATIKAN bagi satwa liar.
✅ Wilayah ini adalah jalur jelajah alami gajah pemantauan cepat dan komunikasi lancar adalah kunci mencegah bahaya bagi manusia DAN hewan.
Bukan sekadar menyelamatkan satu nyawa… tapi mengingatkan kita: keamanan ruang hidup bersama tanggung jawab kita semua.
baca komen ini gue ga berhenti nangis😭💔, manusia biadab dikira nyakitin hewan itu ga dosa kah?, kalau beragama bikin lu jahat sumpah stop beragama, kupi semoga dimanapun kupi berada kupi sehat ya nak😭😭😭
KABAR DUKA DARI JANTUNG KONSERVASI BORNEO!
Kawasan Taman Nasional Tanjung Puting (TNTP) dilaporkan terbakar! Doa terbaik untuk para petugas, relawan, dan Manggala Agni di lapangan agar api bisa segera dipadamkan total dan TIDAK sampai merembet ke zona feeding serta habitat inti Orangutan!
Tanjung Puting bukan sekadar hutan biasa. Ini adalah salah satu benteng pertahanan terakhir dan tempat perlindungan populasi Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus) terbesar di dunia. Jika api merangsek masuk ke zona interaksi dan pemberian pakan (feeding zone), dampaknya bakal sangat masif dan dahsyat bagi kelangsungan hidup satwa endemik kita!
Mari kita bedah rincian ancaman serius dari karhutla di kawasan TNTP ini
1. Rawan Kebakaran Lahan Gambut Dangkal & Dalam
Mayoritas ekosistem di TNTP terdiri dari hutan rawa gambut. Kebakaran di lahan gambut sangat membahayakan karena api tidak cuma membakar vegetasi di permukaan, tapi juga merayap di bawah tanah (ground fire). Ini bikin proses pemadaman jadi sepuluh kali lipat lebih sulit dan memicu kabut asap pekat!
2. Ancaman Langsung ke Zona Feeding & Pusat Rehabilitasi
Zona feeding adalah titik krusial tempat Orangutan terbiasa mencari pakan pendamping dan berinteraksi dalam pemantauan petugas. Jika area ini hangus, Orangutan bakal kehilangan sumber makanan utama, memicu stres berat, hingga terdesak keluar kawasan hutan menuju pemukiman warga atau perkebunan.
3. Kerusakan Saluran Pernapasan Satwa Langka
Bukan cuma kobaran api, asap pekat hasil pembakaran hutan sangat beracun bagi populasi Orangutan dan satwa endemik lainnya seperti Bekantan. ISPA pada satwa lindung bisa memicu kematian massal, terutama bagi anak-anak Orangutan yang masih rentan.
4. Bencana Ekologis dan Resiko Kabut Asap Lintas Daerah
Jika karhutla di Tanjung Puting gagal disekat dengan cepat, emisi karbon yang terlepas dari gambut yang terbakar bakal sangat besar, memicu krisis kualitas udara yang memperburuk kondisi kesehatan masyarakat di wilayah Kalimantan Tengah dan sekitarnya.
Tim gabungan butuh dukungan penuh dan helikopter water bombing ekstra untuk menyekat pergerakan kepala api agar tidak meluas!
Mari kita kawal terus perkembangannya dan panjatkan doa buat tim pemadam di lapangan!
Anak orangutan ini terlihat gak mau lepas dari induknya saat proses penanganan oleh tim di lapangan.🥺
Di tengah kondisi hutan dan habitat yg terus tertekan, satwa kayak mereka ikut jadi korban.
Semoga induk dan anak ini selamat dan bisa kembali ke habitatnya..
Hutan bukan cuma tempat hidup manusia. Di sana ada kehidupan lain yg juga punya hak untuk bertahan!!
📷 Dok. lapangan
#SalingJagaWarga
Tahu gak @RajaJuliAntoni dan pejabat2 terkait?
Bumi ini diciptakan bukan hanya untuk tempat tinggal manusia.
Jauh sebelum manusia membangun kota dan meratakan lahan, satwa dan tumbuhan sudah lebih dulu tinggal di bumi.
Hutan adalah rumah mereka.
Namun ruang gerak mereka perlahan tergerus, hutan menyempit, habitat terputus dan keberadaan mereka kian terdesak oleh kerakusan dan ambisi manusia.
Menjaga alam bukan sekedar menanam pohon atau menghemat air aja,
Tapi juga tentang berbagi ruang secara adil dengan semua makhluk.
Berikan mereka kesempatan untuk hidup dengan semestinya,
Berkembang biak dan menjaga ekosistem.
Memaknai kelestarian berarti menyadari bahwa manusia bukan pemilik tunggal bumi ini.
Saat kita memberi ruang bagi satwa dan tumbuhan untuk tumbuh, disaat yang sama kita sedang menjaga masa depan bumi untuk generasi mendatang.
STOP MEMBABAT DAN MEMBAKAR HUTAN ya wahai para MANUSIA MANUSIA RAKUS.