๏ธ๏ธ
Sudah kubilang pada Farlan supaya tidak percaya omongan yang keluar dari mulut penggerogot dosa itu.
Lihat sekarang, kan? Harusnya kita tidak berhenti melucuti mereka diam-diam.
๏ธ๏ธ
Inka sudah tidak menoleh ke belakang lagi. Yang ada di kepalanya hanyalah kabur lewat pintu darurat, naik beberapa anak tangga dan mengadu nasib di sepanjang sayap barat.
Detik ini, dia berdoa pada Semesta.
Benar-benar berdoa.
( @AVIOTHlC )
Inka tahu menggedor permukaan yang sudah terblokir itu tak akan membuahkan hasil. Dan Inka ๐ซ๐ถ๐จ๐ข tahu semakin lama dia berusaha, semakin besar pula kemungkinan dia mencederai tangannya.
Dengan napas tersengal dan lampu merah yang masih menyala liar, Inka mundur selangkah.
Sambil mengutarakan maksud, dwimanik Inka bergerilya ke sepanjang lorong. Yang sialnya, sangat minim kenampakan jendela. Berengsek sekali.
โAyo. Pintu darurat ada beberapa meter di depan.โ
Derak sepatu bot menjejak lantai mengiringi napas yang diambil satu per satu.
โTulisanmu bagus. Dan menurutku, jangan terpaku dengan selera orang. Tulisan ini punya khas,โ kata Inka. โMemang siapa sih yang menolak? Mau kubantu beri dia pelajaran?โ
( @G4750_SD )
@G4750_SD โOi. Saka.โ
Inka memang payah kalau urusan menenangkan orang, tapi dia harap yang ini berhasil. Pun semangat literasinya tidak sebaik kawan-kawannya yang lain, tapi bagi Inka, tulisan Saka mengandung โฆ entahlah, magis?
Dia bisa kuat membacanya berkali-kali dan diulang terus.
ใ ค
โ๐ฆ๐๐ฌ๐ ๐ง๐๐ ๐ฃ๐จ๐ก๐ฌ๐ ๐ง๐๐๐๐ง๐.
๐ง๐๐ก๐ฃ๐ ๐๐จ๐๐ฆ๐ ada di tangan, rangkulan lebih besar tak bisa dilakukan.
Berjuta kali dikatakan bahwa kita adalah ๐ฃ๐๐๐๐ฌ๐๐ก, tapi rupanya lebih banyak yang lupa siapa yang kita ๐ง๐จ๐๐ก๐๐๐ก.
ใ ค
Gaungkan! Suarakan!
Tak perlu kritis karena sudah terlalu miris.
Betapa malangnya Indonesiaku, menangis pendiri negeri ini. Baru saja bergemuruh dalam kemerdekaan, sekejap mata hancur dalam cengkeraman keluarga dan kekuasaan.
#KawalPutuskanMK#KawalDemokrasiIndonesia