Yes bener, jaringannya lebih kecil.
Setelah 6 tahun membangun jaringan sensor kualitas udara Nafas, kami harus mengambil keputusan yang sangat berat.
Kami harus mengecilkan jaringan kami.
Bukan karena datanya tidak penting. Tapi karena pendanaan untuk jaringan ini tidak cukup. Kami sudah berusaha keras. Cari funding, cari sponsor, cari cara supaya jaringan ini bisa terus jalan. Tapi kenyataannya, membangun infrastruktur publik seperti ini butuh dukungan yang jauh lebih besar dari yang bisa kami tanggung sendiri.
Karena itu, kami mengubah jaringan sensor Nafas menjadi sebuah Yayasan - @yayasannafas . Artinya jaringan ini sekarang milik publik. Dan kalian bisa ikut menjaganya.
Ada 3 cara kalian bisa bantu:
1. Donasi langsung lewat Kitabisa (link di tweet berikutnya)
2. Sponsori satu sensor. Bisa patungan bareng komunitas kalian.
3. Ajak perusahaan kalian untuk sponsori kampanye kualitas udara.
Kalau kalian tertarik sponsori sensor atau kampanye, DM saya langsung - bisa disetup untuk sensor2 tertentu.
Kami sudah kasih yang terbaik selama 6 tahun ini. Sekarang kami butuh bantuan keluarga digital kami.
Kalau kalian nggak bisa donasi, bantu share ke orang yang mungkin bisa.
Itu sudah sangat berarti. ๐
If you see any news about Indonesiaโs president just so you know, I do not consent/support any of his choice, i despise him and didnโt vote for him, any words and choices that are made is not in Indonesian peopleโs name, it just his and politicians selfish greed, we suffer enough
โ ๏ธ PLEASE HELP RT/SHARE โ ๏ธ
DICARI KUCING COKLAT TABBY, BULU AGAK PANJANG, BADAN BESAR, TAKUT ORANG ASING
Wilayah Bekasi Timur, sekitar Puskesmas Duren Jaya atau kuburan pereng
Bisa langsung DM atau WA nomer ini ya ๐ญ๐๐ป
Ini dari media Malaysia... ๐ฒ๐พ
Warga Malaysia mengerti kenapa banyak relawan bencana berangkat ke Sumatera via Kuala Lumpur...
Bayangkan biaya penerbangan langsung dari Jakarta ke Aceh Rp. 8 juta (RM2000++), sedangkan biaya penerbangan tektok Jakarta ke Malaysia Rp. 2 juta (RM500++) lalu dari Malaysia ke Aceh Rp. 500 ribu (RM150++)...
Alhamdulillah petugas di Bandara KLIA sangat ramah melayani para relawan bencana, mereka pun menitipkan doa dan ucapan terima kasih...
๐ญ
It's not only about the profit.
It's also about food safety reasons, we never know what customers carry inside their tumbler.
Udh banyak contoh lahh restoran kena rujak krn customer nya bawa makanan dr luar dan ruining their halal certification.
Mengembalikan nama baik brand itu sulit & costly, better safe than sorry. Respect sama peraturan yg diterapkan restoran, kalo gamau ikuti aturannya ya cari opsi lain.