Sinwar’s life story, as portrayed in “The Thorn and the Carnation,” is rarely mentioned, although it is the most extensive document available that offers glimpses of his biography within the broader context of the Arab-Israeli conflict.
In @newlinesmag. https://t.co/BZjy6oicJp
Israel made the mistake of publishing footage of Yahya Sinwar's last moments.
Wearing a kufiyyeh and severely injured, he threw a stick at the drone filming him – a final act of defiance against the Zionist occupation.
In his death, he became a legend.
Halo teman-teman GebrakZionis!
Melihat antusiasme pembukaan tenant bazaar pertama kita, tim Gebrak Zionis membuka pre-order untuk pembelian merchandise.
Pre-order berlangsung dari **25-31 Juli**.
Isi G-Form berikut untuk membuat pesanan: https://t.co/Xos52Amloy
Halo teman-teman GebrakZionis!
Melihat antusiasme pembukaan tenant bazaar pertama kita, tim Gebrak Zionis membuka pre-order untuk pembelian merchandise.
Pre-order berlangsung dari **25-31 Juli**.
Isi G-Form berikut untuk membuat pesanan: https://t.co/Xos52Amloy
Halo teman-teman GebrakZionis!
Melihat antusiasme pembukaan tenant bazaar pertama kita, tim Gebrak Zionis membuka pre-order untuk pembelian merchandise.
Pre-order berlangsung dari **25-31 Juli**.
Isi G-Form berikut untuk membuat pesanan: https://t.co/Xos52Amloy
35% dari total keuntungan akan kami (422.000) donasikan untuk membantu membangun kembali RS indonesia di Gaza melalui MER-C. Sedangkan sisa 65% (664.000) akan menjadi uang kas agar kami bisa kembali memproduksi dan membagikan cetakan-cetakan.