#intinyadeh komisaris PT Pertamina Retail, Ginka Febriyanti Ginting, lg jd sorotan netizen krn:
> Usia 28thn, gak ada pengalaman korporat/ industri energi
> Background sbg Koordinator Nasional BISON (relawan Prabowo-Gibran)
> Organisasi sayap BISON merupakan mitra Polri
(1/3)
Temen gw kerja di PLN.
Dia bilang ada satu pertanyaan yang tiap hari bikin dia dimaki, dan dia capek ngejelasinnya.
Pertanyaannya: "kok beli token 100 ribu, dapet listriknya kurang? Sisanya ke mana?"
Dia cerita ke gw sambil geleng-geleng. "Yang motong duit itu bukan PLN. Tapi yang dimaki tetep kita."
Gw ngerutin dahi. Kalo bukan PLN, terus siapa yang ngambil?
Malem itu gw cek struk token gw sendiri. Ada satu baris kecil yang selama ini gak pernah gw baca.๏ฟผ
Wajib baca jika mau selamat....โ๏ธโ๏ธโ๏ธ
TIPS SELAMAT DARI KRISIS 2026 2030:
SURVIVAL MODE ON!
1. Stop kredit dulu, jangan nambah cicilan atau utang baru. Beresin yang ada aja.
2. Fokus yang ada, jangan nafsu besarin bisnis dulu. Fokus rawat yang sudah jalan biar tetap stabil.
3. Amankan kerjaan, tahan diri buat resign. Di masa krisis, punya gaji tetap itu kemewahan.
4. Hemat pangkal selamat, potong pengeluaran yang nggak penting. Self-reward boleh, tapi secukupnya.
5. Hati-hati investasi, jangan gampang tergiur bisnis baru atau MLM yang janjinya muluk-muluk.
Dunia kegelisahan
Halo, presiden biadab @prabowo. Saat mengundang 7 pemred kenamaan ke Hambalang sampean dicecar perihal keberlanjutan embege di saat negara berpotensi menghadapi problema moneter dan fiskal karena perang yang berkecamuk di timteng. Dengan lantang sampean mengatakan, "Tetap saya jalankan! Lebih baik saya memberi makan rakyat saya daripada uang itu dikorupsi!"
Lihat ini. Pemberian makan sampean tak sesuai target, tak bergizi, yang diamanahkan ketahuan basah korupsi, dan ekonomi negara yang sampean pimpin carut-marut!
Mundur!
Percobaan pembunuhan berencana cumak dituntut 2,5 tahun? Gimana kalo hukumannya disiram balik muka mereka dengan air keras aja biar impas atau setimpal! Harusnya mereka diadili di peradilan sipil krn korbannya sipil, bkn di peradilan militer. Biadab sekali peradilan militer.
menemukan beberapa footage ketika Seringai menjadi pembuka untuk konser Metallica. di area stage memang tidak boleh merekam apapun termasuk memotret. footage di backstage adalah curi-curi. mungkin yang merekam Rendha atau Alm. Ardhi.
Seskab Teddy Indra Wijaya .
Letkol Kopassus, mantan ajudan Prabowo, nol pengalaman diplomasi ,
merespons Dino Patti Djalal dengan sindiran: "diplomat hebat, walau cuma 3 bulan jadi Wamenlu."
Oke, Pak Letkol. Kita bedah satu-satu.
Soal biaya: Lo bilang kelebihan biaya ditanggung "pribadi Presiden." Tapi pesawat kepresidenan, pengamanan TNI-Polri, hotel protokol, tim advance, logistik 50-60 orang , itu semua tetap APBN.
Yang "pribadi" cuma excess-nya.
Dan Prabowo sendiri yang tanda tangan Inpres No. 1/2025 yang perintahkan seluruh K/L pangkas perjalanan dinas 50%.
Guru nyuruh murid hemat, gurunya keliling dunia.
Soal rombongan: Lo bangga rombongan turun dari 120 jadi 50-60 orang.
Dino tidak pernah bicara soal ukuran rombongan. Dia bicara soal frekuensi , 1 dari 6 hari Presiden ada di luar negeri.
Lo jawab pertanyaan yang tidak ditanyakan.
Soal investasi Rp 2.430 triliun: Ini total realisasi investasi PMDN + PMA tahunan , tren jangka panjang yang sudah berjalan sebelum Prabowo menjabat, dipengaruhi hilirisasi, regulasi, dan iklim global.
Lo tidak bisa buktikan berapa dari angka itu kausal dari kunker.
Berdiri di bawah hujan lalu ngaku bisa mendatangkan air.
Soal sindiran "3 bulan":
Dino punya PhD dari London School of Economics, 26 tahun karier diplomatik, 3 tahun Dubes untuk Amerika Serikat.
Yang nyindir dia adalah seorang Letkol yang jabatan Seskab-nya lahir dari loyalitas, bukan keahlian tata negara.
Di negara yang sehat, Seskab dijabat teknokrat.
Di sini, dijabat ajudan yang merangkak naik karena setia , lalu nyindir diplomat doktoral soal pengalaman.
"Speak truth to power," kata Dino.
Yang menjawab justru orang yang hidupnya melayani power.
Dear, media.
Kurban itu perorangan. Jika Presiden menggunakan APBN untuk bagi-bagi sapi, maka itu bukan kurban. Itu program politik. Jadi jangan ditulis "kurban Prabowo" karena dananya dari pajak rakyat. Trims...
salah satu alasan kenapa menurut gue dosa suharto sangat immeasurable. karena dia mengeliminasi satu generasi intelek di indonesia yg bikin sdm kita punya gap dan smp sekarang affecting how we develop. demi Allah jahat banget.