Seperti Abraham yang rela menyerahkan Ishak, apakah kita siap menyerahkan semua yang kita miliki untuk Tuhan, demi tujuan-Nya dan memuliakan nama-Nya? (Kejadian 22:1-19). Mari kita belajar mengelola semua yang dipercayakan Tuhan kepada kita untuk memuliakan nama-Nya.
Syukuri dan kelola apa yang Tuhan percayakan di tangan kita, karena saat kita setia mengelola apa yang diberikan-Nya, mujizat dapat terjadi. Jangan fokus pada apa yang tidak kita miliki, tetapi gunakan apa yang ada dan serahkan sepenuhnya kepada Tuhan.
Kisah Janda dalam Sarfat & Nabi Elia (1 Raja-Raja 17:12)
Tuhan memakai pengorbanan kecil itu untuk mencukupi kebutuhan mereka selama masa kekeringan. Kisah ini mengingatkan kita bahwa apa yang terlihat kecil di tangan kita bisa menjadi alat besar di tangan Tuhan.
Kasih kepada Yesus bukan hanya dalam kata, tetapi juga dalam tindakan. Memuridkan adalah panggilan kita untuk membimbing, merawat, dan membawa orang lebih dekat kepada Tuhan.
Dan ia berkata kepada-Nya: "Tuhan, Engkau tahu segala sesuatu, Engkau tahu, bahwa aku mengasihi Engkau." Kata Yesus kepadanya: "Gembalakanlah domba-domba-Ku. #Godsword
Yohanes 21:17 Kata Yesus kepadanya untuk ketiga kalinya: "Simon, anak Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku?" Maka sedih hati Petrus karena Yesus berkata untuk ketiga kalinya: "Apakah engkau mengasihi Aku?"
Untuk mengelola hidup sesuai kehendak Tuhan, kita perlu melakukan tiga hal:
1. Mengalami perubahan cara berpikir (Roma 12:2)
2. Merenungkan Firman Tuhan siang dan malam (Mazmur 1:1-3)
3. Mempraktekkan Firman Tuhan mulai dari diri sendiri (Yakobus 2:22-25)
Kejadian 1 : 28
Allah memberkati mereka, lalu Allah berfirman kepada mereka: ”Beranakcuculah dan bertambah banyak; penuhilah bumi dan taklukkanlah itu, berkuasalah atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas segala binatang yang merayap di bumi.”
Tuhan adalah kekuatanku dan perisaiku; kepada-Nya hatiku percaya. Aku tertolong sebab itu beria-ria hatiku, dan dengan nyanyianku aku bersyukur kepada-Nya. Mazmur 28:7
#Godsword
Efesus 6:10 mengingatkan kita untuk "kuat di dalam Tuhan, di dalam kekuatan kuasa-Nya." Ketika menghadapi tantangan, mari kita ingat bahwa kekuatan sejati berasal dari-Nya. #WordofGod
Daud tidak terlena dengan pujian dan tidak sakit hati saat melewati tantangan hidup. Semua karena fokusnya pada kasih dan ketaatannya kepada Tuhan. Bagaimana kita bisa menjaga fokus yang sama?