Sugar cane women workers in India HAVE THEIR UTERUS REMOVED to avoid missing a single day of work.
This is where your misogyny should end and voice the inhumane working conditions of people across the world!
Guys, who knows there is someone who needs his father's energy, can be helped guys, Jakarta area ya I met his father a while ago, and his face seems weak like that Please do not have bad intentions to his father🙏🏻
semoga ada orang baik disini🙏🏻
sc:threadssantaclaudiasitepu
One of the most brutal scenes in human history has been leaked.
Footage from an Israeli aircraft shows thousands of starving Palestinians running towards an aid truck, before it bombs and kills them all.
A video that the world must never forget.
Americans be like: "9/11, the most shocking day in world history, when we knew we werent safe at home"
The rest of the world on a daily basis for the past century under Isreal and american t*rrorism:
X DO YOUR MAGIC
Telah hilang kontak ayah saya sejak Selasa, 2 Juni. Terakhir beliau aktif di whatsapp jam 16.58 setelah itu tidak ada kabar sama sekali. Hp tidak aktif jadi tidak bisa dihubungi sama sekali. Mohon bantuannya teman teman #oranghilang#banjarmasin
Turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya Bapak Slamet Suradio (Mbah Slamet), masinis legendaris dari KA 225.
Sejarah takkan pernah melupakan Tragedi Bintaro 1987 yang kelam, di mana beliau merasa tidak pernah mendapatkan keadilan yang semestinya sebagai masinis selama hidupnya.
Kini, biarkanlah beliau beristirahat dengan tenang. Semoga beliau mendapatkan keadilan sejati di hadapan Tuhan Yang Maha Adil. Terima kasih atas segala dedikasi dan pengabdian panjang Bapak di dunia perkeretaapian Indonesia. Doa terbaik kami menyertai almarhum dan keluarga yang ditinggalkan, amin 🙏🏻 🥀🕊️
Saat masih kuliah di UGM, saya mendengar kabar seorang diplomat muda Indonesia di London berani tampil di BBC World Debate, berhadapan dgn diplomat senior Ramos Horta, di saat atmosfer internasional sedang menyudutkan Indonesia. Diplomat muda Indonesia itu tampil gemilang menjaga nama Indonesia tegak berwibawa. Di situlah pertama kali saya mendengar namanya: @dinopattidjalal.
Beberapa tahun kemudian, saat sedang menempuh progam PhD di Illinois, kami berjumpa langsung. Dino datang ke Chicago menjelaskan keadaan mahasiswa dan diaspora Indonesia pasca-9/11. Yg kami temui adalah diplomat muda yg cerdas, artikulatif, dan mampu menangani persoalan rumit dgn ketenangan diplomatik yg sulit ditiru.
Tahun 2012, sebagai Dubes di AS, Dino menggagas Kongres Diaspora Indonesia pertama di Los Angeles, mempertemukan diaspora dari seluruh dunia. Saya termasuk yg ia undang. Ia lalu mendirikan FPCI, komunitas kebijakan luar negeri terbesar dan berpengaruh, yg ikut melahirkan generasi diplomat baru, ujung tombak kita di panggung global.
Menguasai substansi, rekam jejaknya teruji, dan pengalaman memimpinnya luas. Itulah Dino. Karier diplomatiknya panjang dan ajeg, kecintaannya pada politik luar negeri Indonesia begitu dalam. Dino Patti Djalal, bukan karbitan jadi diplomat, bukan pula karbitan jadi pejabat.