Dari Glints, Jobstreet, WhatsApp, sampai email, semuanya udah gue coba buat ngelamar kerja. Bukan berarti gue nyerah, gue masih terus berusaha. Cuma ya, ada kalanya capek dikit 😭
Tapi gue yakin gue pasti bisa cepet dapet kerja yang layak. Aamiin
Target gue, Agustus ini harus dapet kerja
TERNYATA INI ALASAN BELIAU BIKIN KREASI MAKANAN DAN BUKAN CUMA BUAT KONTEN... 🥹
tadi bu kimpul/bu black sheep sempat live bentar sebelum dibatasin tiktok, dan beliau cerita kenapa sering bikin makanan yang dianggap "aneh"
beliau cerita kalau punya tanah peninggalan ayahnya yang dulu banyak ditanami kimpul, mbote, kentang klesi, jagung, dll. sekarang tanaman-tanaman itu udah mulai jarang ditemui. petani mudanya juga makin sedikit
pas ke pasar pun beliau lihat yang jual tempe benguk, ongol-ongol, dan makanan tradisional lainnya kebanyakan udah orang tua. terus beliau kepikiran, "kalau bukan anak muda yang nerusin, nanti penjual dan makanannya siapa yang melanjutkan?" 😔💔
makanya beliau sengaja bikin makanan tradisional dikemas jadi makanan yang lebih familiar buat anak muda. harapannya bukan cuma viral, tapi bikin orang penasaran dan akhirnya mau nyobain bahan pangan lokal Indonesia
beliau juga bilang, bukan berarti makanan modern itu jelek. cuma menurut beliau, banyak pangan lokal kita yang gizinya juga bagus, bahkan ada yang bisa lebih baik, tapi mulai terlupakan....
Haii, kenalin kami Geng Umbi-umbian Nusantara.
Berhubung kawan masih suka buta arah kalau disuruh bedain kami di kebun atau di pasar, mari kita absen satu-satu biar kalian melek soal kamu hehhe..
1. Si Kembar Beda Bentuk: Kimpul & Bote (Talas)
Kenalin, aku Kimpul (Xanthosoma sagittifolium) yang lagi trending itu.
Tolong catat baik-baik, ciri mutlakku ada di bentuk daunku yang melekuk seperti panah tajam. Jangan panggil aku Talas. Talas itu nama lain dari saudaraku si Bote (Colocasia esculenta). Kalau si Bote, lekukan daunnya lebih tumpul dan berbentuk seperti hati yang utuh. Walau umbi kami sama-sama enak direbus, daun kami jelas beda.
2. Para Raksasa Nyentrik: Sente & Suwek
Kalau kalian lihat yang daunnya guede banget menantang langit, itu aku si Sente (Alocasia macrorrhizos). Daunku bentuknya segitiga raksasa, dan umbiku juga super besar di bawah tanah. Tapi kalau kalian lihat ada yang batangnya loreng-loreng kayak ular sanca, itu saudaraku si Suwek (Amorphophallus paeoniifolius). Si Suwek ini daunnya majemuk (terpecah-pecah) dan tumbuh memayung.
3. Geng Akrobat Pemanjat: Uwi, Mbolo, & Mbili
Nah, kami bertiga ini beda aliran. Kalau umbi lain batangnya tegak (pseudostem), batang kami tumbuh melilit dan memanjat.Kami dari marga Dioscorea.
- Aku Uwi (Dioscorea alata), punya daun bentuk jantung yang besar.
- Aku Mbolo (varian Uwi), primadona yang umbinya berwarna ungu eksotis di dalam tanah.
- Aku Mbili (Dioscorea bulbifera), si paling mindblowing. Kenapa? Karena selain nyimpen umbi di dalam tanah, aku juga memproduksi Bulbil Udara alias umbi yang menggantung di batang atasku. Keren kan, karbohidrat bisa berbuah di udara😂😂
So.. Selamat pagi dari kami geng karbohidrat lokal kearifan Nusantara.
Mulai sekarang, jangan sampai salah sebut nama kami lagi ya kalau mblusuk ke kebun atau belanja di pasar.
Kawan-kawan di sini paling suka olahan dari umbi yang mana nih? Digoreng, direbus, atau dibikin kolak? Coba absen.
BU KIMPUL MEMBUKA PINTU SEMESTA UMBI-UMBIAN INDONESIA 😭☝️
kirain mentok kimpul. ternyata Indonesia punya BANYAK BANGET umbi lokal yang dulu jadi sumber karbohidrat pengganti nasi....
gadung, garut, sente, mbolo, mbili, telondura, suwek, uwi, dan masih banyak lagi!!
berdasarkan penjelasan bu kimpul alias bu black sheep, aku rangkum sebagian di thread ini yaa!👇
kayaknya semua anak umur 20an skrg pernah ngerasain ini.
- buka LinkedIn, insecure
- buka Instagram, insecure
- ketemu keluarga/temen, eh ditanya kerja dan planning masa depan
terus pulang sambil overthinking seharian... takut dgn masa depan yg gak jelas dan gak pasti ini🥲
Program-program utama era Pak SBY yang masih eksis dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat:
1. Jaminan Kesehatan Nasional (BPJS Kesehatan)
2. Dana BOS (Bantuan Operasional Sekolah)
3. Program Keluarga Harapan (PKH)
4. KUR (Kredit Usaha Rakyat)
5. Beasiswa Bidikmisi (Sekarang KIP Kuliah)
6. Beasiswa LPDP (Lembaga Pengelola Dana Pendidikan)
7. Program Hilirisasi & Kemandirian Energi (Biodiesel B20 - B50)
8. Pembangunan Infrastruktur Strategis (Masterplan MP3EI)
9. Pendekatan Dana Desa.
Kangen era ketika pidato Presiden terasa adem: bahasanya santun, penyampaiannya terstruktur, dan komunikasinya penuh kehati-hatian, terutama dalam urusan luar negeri.
funfact tentang gue adalah, SAKING SERINGNYA nerima penolakan, gue kalo diterima justru panik wkwk. kalo ditolak kan yaudah gitu ditangisin bentar, habis itu belajar ngikhlasin. tapi kalo diterima... wow, kayaknya gueh harus mempersiapkan banyak hal (termasuk ruang kecewa)
BREAKING NEWS : PERINGATAN DARURAT 🚨🚨‼️‼️
“ #AgustusKelabu “
Dibangkrutkan oleh pemimpin yang seharusnya ada di pihak rakyat bukan sembarang penghianatan, tapi kedzoliman.
Ayo kawal terus aksi besar di bulan agustus ini bersama UI dan TRISAKTI. Kawal terus perjuangan. ❤️🔥❤️🔥
Rakyat sudah di titik jenuh, turun ke jalan karena keadilan makin sekarat !
Lucunya, di saat Jakarta memanas begini, TIDAK ADA SATUPUN stasiun TV nasional yang berani menyiarkan.
Pemerintah pura-pura buta
Media dipaksa tuli dan bisu dari aspirasi mahasiswa
Sengaja dibungkam atau gimana ??? 🙄🤔
Biar dianggap Indonesia baik-baik saja 😎
Biarlah netizen yang bergerak 💪
Biar medsos yang jadi saksi !!!
#ReformasiDikorupsi
#MosiTidakPercaya