Di penghujung hari yang hampir hilang.
Ku tetap menggenggam rasaku.
Tanpa memiliki kesimpulan tentang rasamu.
Hanya mampu ratapi rasaku.
Dan mendoakan munculnya rasamu.
Mari melanjutkan apa yang dahulu sempat tertunda, melakukan yang selama ini cuma mengendap di kepala. Merasakan kembali sensasi jatuh-bangkit, meresapi pendewasaan lewat sehat juga sakit..