@PATRAlSH "Dalam rangka nyenengin Patra yang lagi stress!"
Gena tertawa setelah berbisik, lalu membayar seluruh pesanannya dan berjalan untuk mencari duduk.
"Nggak ada tugas emang kamu, Pat? Libur besok?"
Mereka sudah duduk di outdoor yang dipenuhi dedaunan, sembari menunggu pesanan.
@PATRAlSH "Kalau lagi sama Mbak gaboleh diet."
Genahayu memperhatikan roti dan cookies yang di pajang dekat kasir, lalu sesekali melihat ke arah menu.
"Mau dirty latte deh, sama soft cookies and brownies. Kamu apa, Pat?"
Gena berbisik pada Patra.
"it's on me!"
@PATRAlSH Setelah itu Genahayu menunggu Patra beberapa detik, lalu mereka masuk ke dalam cafe nya, dalam keadaan agak remang karena memang tema cafe nya alam.
Sudah banyak muda-mudi juga yang menongkrong.
"Mau makan malem nggak, Pat?"
@PATRAlSH Gena mengangguk semangat sembari memasukkan ponselnya.
"Ini kayak adem banget kalau di sosmed tuh, Pat! Udah pernah kesini belum?"
Genahayu turun dari motor ketika kuda besi milik Patra sudah terparkir, lalu ia memberikan helm nya pada lelaki itu lagi.
"Tuh, disambut kucing!"
@PATRAlSH "Awas jatoh ah, kepala motornya udah stroke gitu!"
Gena menepuk bahu Patra saat sudah duduk nyaman, lalu ia berpegang pada baju Patra sembari membuka maps.
"Nggak jauh dari keluar perumahan deh Pat, ke kanan mentok. Tuh belok ntar di depan!"
Gena terus memberikan instruksi.
@PATRAlSH Genahayu sedikit melongo melihat motor Patra yang berbeda dengan hasil pap nya, lalu ia tertawa lepas sembari menghampiri Patra dan memegangi perutnya.
"Pat! Yang bener aja!" (๐ญ๐ญ๐ญ๐ญ)
Genahayu memakai helm yang ia bawa, lalu naik ke motor tanpa disuruh.
"Gow, Patra!"
แ
โ . . . ๐๐ ๐๐ฆ โฒค๐ ๐๐๐๐ญ๐!
The doors are opening once again! BATCH 2 is officially open, inviting you to find your place, meet new faces, and experience a little more of what life at ๐:๐๐ has to offer.
EXPLORE NOW!
D:99 OPEN HOUSE.
November 1st - 3rd.
แ
แ
[ BROCHURE. ]
Curious about what life at DISTRICT:99 has to offer? Take a closer look through our brochure and highlights, where you can discover our units, facilities and get to know our monthly agendas.
แ
@soourirei "Nanti ajarin aku bahasa Jawa banyak-banyak."
Genahayu memutuskan berdiri dan mengapit lengan Aruna agar berdiri juga, lalu ia berjalan tak tentu arah sembari mendekati beberapa gerobak yang sudah berjejer.
"Makan apa biasanya kalau pagi?"
@soourirei Mendengar tebakan itu, Genahayu tertawa puas sembari memasukan ponsel ke dalam saku.
"Mau cuci mata liat yang jual bunga pagi-pagi akutuh. Sekalian beli mangan, yuk? Laper sekali."
Gena memegangi perutnya sembari memberikan raut wajah memelas seperti anak anjing.